• Nusa Tenggara Timur

Ribuan Paket Bantuan dari Jawa Tengah Tiba di Manggarai, Diperuntukkan bagi Warga Terdampak Gempa

Wilibrodus Jatam | Minggu, 23/08/2026 11:39 WIB
Ribuan Paket Bantuan dari Jawa Tengah Tiba di Manggarai, Diperuntukkan bagi Warga Terdampak Gempa Bantuan logistik dari Jawa Tengah tiba di Posko Tanggap Darurat Bencana Manggarai.

KATANTT.COM---Ribuan paket bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tiba di Posko Tanggap Darurat Bencana Pemerintah Kabupaten Manggarai, Minggu (23/8/2026) pagi.

Bantuan kemanusiaan tersebut tiba sekitar pukul 09.00 WITA dan diterima langsung Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Manggarai.

Bantuan itu dikirim sebagai bagian dari dukungan tahap pertama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur.

Sebelumnya, pada Senin (17/8/2026), Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K. melepas 16 personel gabungan bersama ribuan paket bantuan menuju NTT.

Bantuan yang dikirim mencakup kebutuhan pangan, sandang, keluarga, papan, kesehatan, hingga berbagai perlengkapan untuk mendukung penanganan kondisi darurat.

Untuk kebutuhan pangan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengirim 4 ton beras, makanan siap saji, biskuit, paket sembako, dan obat-obatan dengan total mencapai 3.795 paket.

Selain itu, terdapat 1.115 paket kebutuhan sandang dan keluarga. Bantuan tersebut terdiri atas matras, selimut, kasur lipat, sarung, handuk, daster, family kit, popok bayi dan dewasa, serta berbagai perlengkapan keluarga lainnya.

Sementara untuk kebutuhan papan dan perlengkapan pendukung, dikirim 6.587 paket, antara lain terpal, tenda gulung, tenda keluarga, perlengkapan dapur lapangan, lampu darurat, sabun cuci, sabun mandi, sampo, serta perlengkapan mandi.

Dukungan logistik tersebut diperkuat dengan pengerahan 16 personel gabungan dari BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Temanggung, BPBD Kabupaten Banjarnegara, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan PMI Jawa Tengah.

Para personel tersebut menjalankan tiga fungsi utama, yakni Urban Search and Rescue (SAR), logistik, dan kesehatan untuk mendukung penanganan darurat sekaligus distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak.

Dalam misi kemanusiaan tersebut, Jawa Tengah juga mengerahkan 10 kendaraan, terdiri dari enam truk, dua mobil double cabin, dan dua sepeda motor.

Rombongan menempuh perjalanan panjang melalui jalur darat dan laut dari Semarang menuju Tanjung Perak, Lembar, Kayangan, Poto Tano, Sape, Labuan Bajo, Nagekeo, hingga Ende.

Bantuan tersebut dihimpun dari berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Temanggung, BPBD Kabupaten Banjarnegara, Baznas Jawa Tengah, PMI Jawa Tengah, Pramuka Kwarda Jawa Tengah, Yayasan Telogorejo, Phapros, hingga sejumlah BUMD Jawa Tengah.

Saat melepas rombongan, Gubernur Jawa Tengah menegaskan bahwa bantuan harus dipastikan tepat sasaran dan diberikan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

"Jaga marwah Jawa Tengah. Ini kegiatan kemanusiaan. Berikan yang terbaik," tegasnya.

Bupati: Bantuan Harus Sampai kepada yang Membutuhkan

Bupati Manggarai Hery Nabit menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta seluruh pihak yang telah menunjukkan solidaritas kepada masyarakat NTT, khususnya Kabupaten Manggarai.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi tambahan penting untuk memperkuat dukungan logistik bagi masyarakat yang masih membutuhkan bantuan selama masa tanggap darurat.

"Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Manggarai, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan seluruh pihak yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini," ujar Bupati Hery Nabit.

Bupati menegaskan, seluruh bantuan yang diterima akan dikelola dan didistribusikan berdasarkan hasil pendataan serta kebutuhan masyarakat terdampak di wilayah Kabupaten Manggarai.

"Bantuan ini akan kami pastikan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan," tegasnya.

Ia menambahkan, dalam situasi tanggap darurat, kolaborasi dan solidaritas antardaerah memiliki arti penting bagi masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.

Kedatangan bantuan dari Jawa Tengah menambah dukungan logistik yang terus mengalir ke Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Manggarai.

Bantuan sebelumnya juga datang dari berbagai unsur, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dunia usaha, organisasi masyarakat maupun masyarakat luas.

Pemerintah Kabupaten Manggarai memastikan seluruh bantuan yang masuk ke posko akan didata, dikelola, dan didistribusikan secara terkoordinasi, dengan tetap mengutamakan kebutuhan masyarakat terdampak.

Gelombang solidaritas dari berbagai daerah menjadi kekuatan bersama dalam penanganan hingga proses pemulihan masyarakat Kabupaten Manggarai setelah gempa bumi M7,7 yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

FOLLOW US