Plt Ketua IPSI Manggarai Barat, Marianus Yono Jehanu, bersama kontingen saat pelepasan atlet untuk Kejurda NTT 2026 di Ruteng, Rabu (24/6/2026).
KATANTT.COM---Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Manggarai Barat secara resmi melepas kontingen pencak silat yang akan berlaga pada Open Turnamen Kejuaraan Daerah (Kejurda) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (24/6/2026), di Labuan Bajo.
Kejuaraan tersebut akan berlangsung di Ruteng pada 25–30 Juni 2026. Kontingen IPSI Manggarai Barat yang diberangkatkan berjumlah 10 orang, terdiri atas delapan atlet dan dua official tim.
Para atlet akan bertanding pada dua kategori, yakni remaja dan dewasa, untuk memperebutkan medali pada ajang tersebut.
Dalam arahannya, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua IPSI Manggarai Barat, Marianus Yono Jehanu, menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi merupakan seni dan budaya bangsa Indonesia.
Karena itu, ia sangat mengapresiasi seluruh anggota IPSI Manggarai Barat yang terus berupaya melestarikan pencak silat di daerah tersebut.
Menghadapi kejuaraan yang diprediksi berlangsung kompetitif, Yono menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik bagi para atlet. Menurutnya, kedua aspek tersebut harus berjalan seimbang agar atlet mampu menampilkan performa terbaik.
"Boleh fisik bagus, tapi kalau mental lemah, akan sia-sia. Dua-duanya harus seimbang," ungkapnya.
Ia juga berharap para atlet dapat lebih fokus selama mengikuti kejuaraan dan mengesampingkan persoalan pribadi yang berpotensi mengganggu konsentrasi saat bertanding.
Terkait kebutuhan akomodasi selama mengikuti kejuaraan, Yono meminta para pelatih dan atlet tidak merasa khawatir. Meskipun dukungan anggaran dari KONI Manggarai Barat masih terbatas, ia memastikan seluruh kebutuhan kontingen akan diupayakan dengan baik.
Menutup arahannya, Yono berpesan kepada para atlet agar tetap menjaga kebugaran selama berada di Ruteng. Ia mengingatkan bahwa kondisi cuaca di Ruteng berbeda dengan Labuan Bajo yang cenderung lebih panas, sehingga para atlet perlu menyesuaikan diri agar tetap bugar selama mengikuti pertandingan.
"Ruteng beda dengan labuan bajo, cuacanya beda. Jadi harus tetap jaga kebugaran dengan baik," tutup Yono.
Sementara itu, pelatih tim, Tito Gonsalves, memastikan seluruh atlet IPSI Manggarai Barat berada dalam kondisi siap bertanding. Ia juga meminta dukungan masyarakat Manggarai Barat untuk menambah motivasi para atlet dalam meraih hasil terbaik pada Kejurda NTT 2026 tersebut.