• Nusa Tenggara Timur

PMKRI Apresiasi Kesuksesan Kongres di Ruteng, Tekankan Demokrasi dan Independensi Kader

Wilibrodus Jatam | Sabtu, 01/08/2026 18:57 WIB
PMKRI Apresiasi Kesuksesan Kongres di Ruteng, Tekankan Demokrasi dan Independensi Kader PMKRI Cabang Ruteng sebagai Panitia Kongres PMKRI XXXIV dan MPA XXXIII Tahun 2026.

KATANTT.COM---Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (DPC PMKRI) Cabang Ruteng Sanctus Agustinus menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan atas suksesnya penyelenggaraan Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI yang berlangsung di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Penetapan Ruteng sebagai tuan rumah forum tertinggi organisasi tingkat nasional tersebut dinilai bukan sekadar agenda rutin dua tahunan. Kepercayaan itu merupakan wujud nyata tanggung jawab sejarah dan komitmen pembinaan kader muda Katolik dalam menguji ketajaman gagasan serta kepemimpinan di tengah berbagai dinamika kebangsaan.

Ketua Presidium DPC PMKRI Cabang Ruteng, Margareta Kartika, menegaskan bahwa dialektika dan perdebatan ideologi yang mewarnai ruang-ruang persidangan merupakan cerminan eksistensi PMKRI sebagai organisasi kader yang independen dan berbasis pemikiran kritis.

Menurutnya, perbedaan pandangan dalam forum persidangan harus dipandang sebagai bagian dari proses pematangan demokrasi dan kedewasaan berorganisasi, bukan sebagai simbol keretakan.

“Dinamika di ruang sidang adalah laboratorium politik bagi kader untuk menguji rasionalitas dan etika kepemimpinan,” tegas Kartika.

Atas nama DPC PMKRI Cabang Ruteng, Kartika juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah, Gereja, senior-alumni, para donatur, serta seluruh masyarakat Manggarai yang telah menyambut ribuan kader dari seluruh Nusantara dengan kehangatan dan rasa persaudaraan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyambut ribuan kader dari seluruh Nusantara dengan kehangatan dan rasa persaudaraan,” ucapnya.

Kartika menambahkan, keberhasilan mengawal perhelatan nasional tersebut tidak terlepas dari nilai budaya dan kearifan lokal Manggarai. Nilai-nilai itu dinilai menjadi fondasi sosial yang kokoh dalam merajut tali persaudaraan kebangsaan di antara para utusan dari Sabang sampai Merauke.

“PMKRI hidup dari keberanian berpikir dan independensi sikap,” tambah Kartika.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kongres dan MPA PMKRI 2026, Irenius Asin, menyoroti aspek tata kelola kegiatan serta pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas wilayah selama kegiatan berlangsung.

Menurut Iren, mengelola ribuan peserta dengan tingkat dinamika yang tinggi membutuhkan ketahanan manajemen serta pendekatan komunikasi publik yang profesional.

Ia memberikan apresiasi kepada pihak keamanan, khususnya Polres Manggarai dan Dandim 1612/Manggarai, yang dinilai mengedepankan pendekatan persuasif, terukur, dan profesional dalam mengawal seluruh rangkaian agenda sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Kami mengapresiasi pengamanan yang persuasif, terukur, dan profesional sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif,” ujar Iren.

Iren juga memberikan penekanan khusus terhadap peran objektif insan pers serta dedikasi tim panitia lokal dan senior-alumni yang terlibat dalam menyukseskan seluruh pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, kerja keras panitia lokal dalam memastikan ketercukupan pelayanan logistik dan sarana prasarana, ditambah fasilitasi terbuka dari Pemerintah Kabupaten Manggarai dan Keuskupan Ruteng, menjadi kunci keberhasilan operasional kegiatan.

“Kerja keras panitia lokal, dukungan Pemda Manggarai dan Keuskupan Ruteng menjadi kunci keberhasilan operasional kegiatan,” katanya.

Apresiasi untuk Seluruh Pemangku Kepentingan

Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan organisasi, DPC PMKRI Cabang Ruteng bersama Panitia Pelaksana menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Kongres XXXIV dan MPA XXXIII PMKRI.

Apresiasi disampaikan kepada masyarakat Manggarai Raya atas keterbukaan, keramahan, dan dukungan inklusif sebagai tuan rumah yang mampu menjaga iklim sosial tetap aman dan kondusif.

Penghargaan juga diberikan kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur atas dukungan kebijakan, koordinasi lintas daerah, serta perhatian dalam mendukung suksesnya perhelatan nasional tersebut di daerah.

DPC PMKRI Ruteng turut menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Daerah dan DPRD tiga kabupaten, yakni Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur, atas fasilitasi, koordinasi lintas wilayah, serta jaminan aksesibilitas sarana publik selama kegiatan berlangsung.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Yang Mulia Uskup Ruteng dan jajaran Keuskupan Ruteng atas pencerahan moral, bimbingan pastoral, serta izin penggunaan fasilitas gerejani.

Penghargaan diberikan pula kepada Kapolres Manggarai, Dandim 1612/Manggarai, beserta jajaran atas pengamanan yang proporsional dan humanis dalam menjaga iklim keamanan daerah secara optimal.

Tidak kalah penting, DPC PMKRI Ruteng memberikan apresiasi kepada para donatur dan dermawan atas partisipasi serta dukungan finansial sukarela yang sangat membantu kelancaran operasional perhelatan nasional tersebut.

Apresiasi juga ditujukan kepada para alumni dan senior PMKRI atas pendampingan gagasan, dukungan material, serta masukan konstruktif sepanjang perhelatan berlangsung.

Sementara kepada insan pers dan media massa, DPC PMKRI Ruteng menyampaikan penghargaan atas pengawalan pemberitaan yang objektif, edukatif, serta turut menjaga transparansi informasi publik.

Menutup keterangannya, DPC PMKRI Cabang Ruteng berharap setiap catatan pemikiran, perdebatan ideologis, dan nilai-nilai kearifan lokal yang didapatkan selama penyelenggaraan Kongres XXXIV dan MPA XXXIII di Ruteng dapat menjadi bekal kepemimpinan bagi seluruh kader dalam mengabdikan diri bagi Gereja dan Tanah Air.

FOLLOW US