Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto didampingi Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko meninjau langsung kondisi warga terdampak bencana yang mengungsi di Kabupaten Manggarai pada Selasa (18/8/2026).
Kepolisian Negara Republik Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur.
Sebanyak 125 personel Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) diberangkatkan dari Kota Kupang menuju wilayah Flores menggunakan KMP Ile Labalekan, Minggu (16/8/2026) malam. Keberangkatan mereka untuk memperkuat penanganan dampak gempa bumi di Pulau Flores.
Suasana di Aula Paroki Kristus Raja, Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, terasa berbeda pada Senin (10/8/2026). Para tokoh adat, tokoh agama, pemerintah, aparat keamanan, hingga masyarakat dari dua pihak yang sebelumnya terlibat konflik berkumpul dalam satu tempat.
Polres Flores Timur bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda NTT mengamankan lagi sekaligus memusnahkan satu buah bom rakitan yang ditemukan dalam kondisi masih aktif di Dusun Bele, Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Jumat (24/7/2026).