• Nusa Tenggara Timur

TNI-Polri dan Pemerintah Setempat Gelar Aksi Tanggap Darurat dan Trauma Healing di SDN Golo Lewe

Emanuel Suryadi | Sabtu, 29/08/2026 16:42 WIB
TNI-Polri dan Pemerintah Setempat Gelar Aksi Tanggap Darurat dan Trauma Healing di SDN Golo Lewe TNI-Polri membersihkan puing bangunan terdampak gempa di SDN Golo Lewe.

KATANTT.COM---Tim gabungan dari Polsek Kuwus dan Babinsa Koramil 1630-03/MP bersama Pemerintah Kecamatan Kuwus Barat menggelar aksi gotong royong tanggap darurat di SD Negeri Golo Lewe, Desa Golo Lewe, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (29/8/2026).

Aksi gotong royong tersebut dilakukan dengan membersihkan puing-puing bangunan, pecahan material, serta endapan tanah akibat gempa bumi tektonik Flores yang melanda wilayah Manggarai Barat beberapa waktu lalu.

Selain melakukan pembersihan fisik bangunan, tim gabungan juga menggelar kegiatan pemulihan trauma atau trauma healing bagi puluhan murid SDN Golo Lewe. Para siswa diajak bermain permainan edukatif, bernyanyi bersama, serta mengikuti sosialisasi tanggap bencana dengan pendekatan yang ramah anak.

Sementara itu, tenaga pendidik SDN Golo Lewe yang terdampak bencana menerima bantuan sosial berupa paket sembako dari tim gabungan.

Kapolsek Kuwus, IPTU Arsilinus Lentar, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas instansi dalam membantu mempercepat pemulihan lingkungan sekolah sekaligus memulihkan kondisi psikologis anak-anak pascabencana. Menurutnya, pemulihan mental anak-anak menjadi salah satu prioritas utama dalam aksi tanggap bencana tersebut.

"Kami hadir bersama TNI dan unsur kecamatan untuk bergotong royong merapikan sisa-sisa reruntuhan material yang membahayakan," ujar IPTU Arsilinus Lentar di lokasi kegiatan.

"Yang tidak kalah penting, kami ingin menghibur anak-anak melalui kegiatan trauma healing agar keceriaan dan semangat belajar mereka kembali pulih," lanjutnya.

Meski halaman dan teras sekolah telah dibersihkan dari material berbahaya, kondisi bangunan SDN Golo Lewe masih memprihatinkan.

Berdasarkan hasil evaluasi teknis, seluruh ruang kelas dan kantor guru di SDN Golo Lewe mengalami kerusakan struktur yang cukup parah. Bahkan, sebagian bangunan roboh di beberapa titik.

Kondisi tersebut menyebabkan fasilitas sekolah belum aman untuk digunakan. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar (KBM) terpaksa dihentikan sementara.

Di sela-sela kegiatan, Kepala SDN Golo Lewe, Yoseph Sudiarjo, mengapresiasi aksi cepat tanggap yang dilakukan jajaran TNI-Polri bersama pemerintah setempat.

"Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan bantuan dari Polsek Kuwus bersama Koramil. Kehadiran pihak TNI-Polri sangat membantu kami dalam merapikan reruntuhan gedung kelas sehingga area sekolah kini lebih bersih dan aman untuk penanganan fisik selanjutnya," ujarnya.

Namun, Yoseph juga menyampaikan keprihatinannya atas terhentinya aktivitas pendidikan akibat kerusakan bangunan sekolah. Ia berharap bantuan sarana belajar darurat dapat segera disalurkan agar para siswa dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.

"Kami memohon bantuan mendesak untuk menunjang kegiatan belajar mengajar agar dapat kembali berlangsung. Akibat dampak bencana yang terjadi, salah satu sekolah yang terdampak cukup parah adalah SDN Golo Lewe," kata Yoseph.

"Saat ini, para siswa tidak dapat belajar di dalam ruangan kelas karena kondisi bangunan yang tidak memungkinkan. Oleh karena itu, kepada Bapak Pimpinan dan Bapak Kapolri, kami sangat membutuhkan bantuan berupa tenda darurat atau tenda lapangan agar anak-anak dapat kembali belajar dengan baik, serta fasilitas pendukung kebutuhan siswa lainnya," lanjut Yoseph penuh harap.

Menanggapi permohonan tersebut, pihak Polsek Kuwus menyatakan komitmennya untuk meneruskan aspirasi dan kebutuhan mendesak SDN Golo Lewe kepada pimpinan Polres Manggarai Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat.

FOLLOW US