• Nusa Tenggara Timur

Polda NTT Kampanye Bahaya Narkotika ke Siswa SMP Negeri 3 Kupang

Imanuel Lodja | Senin, 08/06/2026 17:32 WIB
 Polda NTT Kampanye Bahaya Narkotika ke Siswa SMP Negeri 3 Kupang Guru dan siswa SMPN 3 Kupang saat mengikuti upacara yang dipimpin Ipda Theorangga Rohi dari Ditreskrimum Polda NTT, Senin (8/6/2026)

KATANTT.COM--Polda NTT kembali menyebarkan para perwira Polri memimpin upacara di sejumlah sekolah di Kota Kupang.  Ipda Theorangga E. A. Rohi, Panit 1 Unit 2 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda NTT menjadi Inspektur upacara di SMP Negeri 3 Kupang pada Senin (8/6/2026).

Upacara awal pekan dihadiri Kepala Sekolah, wakil kepala sekolah dan para guru serta para siswa SMP Negeri 3 Kupang. Didampingi Brigpol Frengky A. Raga dan Briptu Yordianus Aldi Bire, Ipda Theorangga menyampaikan sejumlah hal penting kepada para peserta upacara.

Masalah bahaya rokok, minuman keras dan Narkoba menjadi hal utama yang disampaikan kepada para guru dan siswa. "Tiga hal ini sering dianggap sepele padahal sering terjadi," ujar  Theorangga.

Ia berharap para guru menerapkan kegiatan konseling dasar kepada anak didik untuk mengetahui sekecil apa pun kendala yang dihadapi para murid.

Disebutkan pula kalau Polri mendukung program pemerintah terkait gizi (G-Porsi/makanan bergizi) terutama pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). "Program ini mendukung Makan Bergizi Gratis (MBG) presiden Prabowo Subianto," tambahnya.

Polda NTT juga peduli pada perlindungan pada perempuan dan anak melalui berbagai program. "Untuk mendukung dan menuju lingkungan aman, setara dan berdaya, Polda NTT bekerjasama dengan stakeholder terkait membentuk kampung Bekapan atau bebas kekerasan perempuan dan anak," tambahnya.

Ia berpesan agar sekolah dijadikan sebagai lingkungan yang sehat dan bersih dari rokok, minuman keras dan narkoba. Siswa juga diharapkan saling mengingatkan dan menjaga satu sama lain.

"Jika ada yang mencoba mengajak pada hal-hal (narkoba, miras dan rokok) maka tolak dengan tegas. Kalau perlu laporkan kepada guru," tegas Theorangga lagi.

Upacara dan penyampaian berbagai hal ini mendapat sambutan positif dan apresiasi dari guru dan siswa. Siswa juga antusias mendengarkan berbagai arahan dan nasehat yang disampaikan dalam upacara tersebut.

FOLLOW US