• Bisnis

KSP Kopdit Ayo Mandiri Perkuat Sektor Produktif: Aset Tumbuh Signifikan pada RAT ke-16

Wilibrodus Jatam | Sabtu, 28/03/2026 15:59 WIB
KSP Kopdit Ayo Mandiri Perkuat Sektor Produktif: Aset Tumbuh Signifikan pada RAT ke-16 Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-16 KSP Kopdit Ayo Mandiri Tahun Buku 2025 di Aula Efata Ruteng.

KATANTT.COM---Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Ayo Mandiri sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-16 untuk Tahun Buku 2025. Mengusung tema "Menyemai Harapan, Menuai Kesejahteraan", agenda tahunan ini berlangsung khidmat di Aula Efata Ruteng pada Sabtu (28/03/2026).

Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua Pengurus KSP Kopdit Ayo Mandiri, Yosep Sudarso, lembaga keuangan mikro ini menunjukkan pertumbuhan yang stabil dan sehat. 

Hal ini tercermin dari peningkatan jumlah anggota yang kini mencapai 6.168 orang, naik dari tahun sebelumnya yang berjumlah 6.118 orang. 

Sebaran keanggotaan ini mencakup wilayah strategis mulai dari Kabupaten Manggarai hingga Manggarai Timur.

Pertumbuhan Aset dan Fokus Kredit Produktif

Sejalan dengan pertambahan anggota, total aset KSP Kopdit Ayo Mandiri juga mengalami kenaikan yang menggembirakan. 

Pada tahun 2024, aset tercatat sebesar Rp27.203.274.092, dan melonjak menjadi Rp28.539.997.924 pada akhir tahun buku 2025. 

Keberhasilan ini didorong oleh pengelolaan sirkulasi keuangan yang tepat sasaran.

Dari total penyaluran dana pinjaman untuk berbagai keperluan seperti konsumtif, pendidikan, kesejahteraan, dan investasi yang mencapai Rp24.178.354.193, sektor Usaha Produktif mendominasi dengan angka Rp8.443.285.942. 

Hal ini menegaskan komitmen koperasi dalam mendorong kemandirian ekonomi anggotanya melalui sektor riil.

Berdasarkan data perkembangan usaha, jumlah piutang usaha mengalami kenaikan sebesar Rp734.994.875, dengan total mencapai Rp24.178.485.192 pada tahun 2025. 

Secara rinci, peminjam laki-laki mencatatkan piutang sebesar Rp13.768.563.953 (naik Rp227.924.103), sementara peminjam perempuan mencatatkan piutang sebesar Rp10.409.921.239 (naik Rp507.070.772).

Pemanfaatan piutang juga menunjukkan tren positif pada sektor-sektor kunci: Usaha Produktif: Mencapai Rp8.443.285.942 (naik Rp505.132.875).Konsumtif: Mencapai Rp6.973.664.000 (naik Rp481.573.000). Pendidikan: Mencapai Rp5.967.411.250 (naik Rp168.629.000).

Sebaliknya, sektor kesejahteraan dan investasi simpanan mengalami penurunan masing-masing sebesar Rp416.526.000 dan Rp3.945.000. 

Adapun realisasi pemberian pinjaman baru selama tahun 2025 mencapai Rp9.389.489.000 untuk 1.136 anggota, atau naik Rp614.459.000 dibandingkan tahun sebelumnya.

Kisah Sukses: Dari Pertanian Serabutan Menuju Kesejahteraan

Salah satu bukti nyata keberhasilan penyaluran kredit produktif dirasakan oleh Konstan Paput (53), Ketua TPK Berdikari Rahong. Pria asal Desa Bea Rahong, Kecamatan Ruteng ini mengisahkan transformasinya sejak bergabung dengan Ayo Mandiri pada tahun 2017.

"Dulu pekerjaan saya serabutan. Namun, melalui pembinaan dan akses modal dari Ayo Mandiri, saya bersama kelompok tani mulai menekuni usaha hortikultura," ujar Konstan Paput.

Awalnya, Konstan memimpin kelompok tani di bawah bimbingan Yayasan Ayo Indonesia yang berjumlah 23 anggota. 

Kelompok ini mengelola hortikultura dengan pupuk organik dan sempat membentuk Usaha Simpan Pinjam (USP) swadaya bermodal Rp9 juta. 

Atas saran pembina, mereka kemudian bergabung ke KSP Kopdit Ayo Mandiri dengan mengalihkan saham Rp9 juta tersebut.

Kini, kelompok tersebut telah berkembang menjadi Tempat Pelayanan Koperasi (TPK) Berdikari Rahong dengan puluhan anggota. 

Konstan sendiri berhasil meningkatkan skala usahanya melalui pinjaman bertahap.

"Melalui pinjaman bertahap, mulai dari Rp2,5 juta hingga kini mencapai plafon Rp20 juta, saya berhasil mengembangkan usaha hortikultura yang mampu menghasilkan pendapatan belasan juta rupiah per tahun. 

Dampaknya sangat luar biasa bagi ekonomi keluarga. Tanpa jaminan yang rumit seperti di perbankan konvensional, saya bisa menyekolahkan anak-anak. Anak kedua saya saat ini sudah duduk di semester empat berkat dukungan hasil usaha ini," tambah Konstan.

Pendidikan Manajemen dan Aksesibilitas

Meskipun pendidikan manajemen keuangan tidak selalu dilakukan secara formal, KSP Kopdit Ayo Mandiri secara konsisten memberikan arahan manajemen keuangan dalam setiap pertemuan rutin bulanan di tingkat TPK.

Model pendampingan yang menyentuh akar rumput inilah yang membuat anggota merasa aman dan teredukasi dalam mengelola modal usaha mereka.

Dengan hasil RAT tahun buku 2025 ini, KSP Kopdit Ayo Mandiri optimis dapat terus menjadi pilar ekonomi bagi masyarakat Manggarai Raya, selaras dengan semangat menyemai harapan untuk kesejahteraan bersama.

FOLLOW US