• Bisnis

Aset Tumbuh 23 Persen, Puskopdit Manggarai Raya Kelola Rp 642 Miliar pada Tahun Buku 2025

Wilibrodus Jatam | Jum'at, 24/04/2026 11:58 WIB
Aset Tumbuh 23 Persen, Puskopdit Manggarai Raya Kelola Rp 642 Miliar pada Tahun Buku 2025 Suasana Rapat Anggota Tahunan (RAT) XXV Puskopdit Manggarai Raya Tahun Buku 2025 di Rumah Retret Maria Bunda Karmel, Wae Lengkas, Jumat (24/4/2026).

KATANTT.COM---Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Manggarai Raya menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-XXV Tahun Buku 2025 dengan mengusung tema strategis "Muda Bergerak, Kopdit Berdampak". Perhelatan akbar ini berlangsung di Rumah Retret Maria Bunda Karmel, Wae Lengkas, pada Jumat (24/4/2026).

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Manggarai, General Manager Inkopdit,Sekretaris Puskopdit BK3D Timor, jajaran pengurus, pengawas, serta utusan dari 31 Kopdit Primer di wilayah Manggarai Raya.

Dalam sambutannya, Ketua Puskopdit Manggarai Raya, Pastor Leonardus Noveri, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan semua pihak. Ia melaporkan bahwa hingga akhir Tahun Buku 2025, Puskopdit Manggarai Raya membawahi 31 Kopdit Primer (termasuk 2 Kopdit Binaan) dengan total anggota mencapai 111.229 orang, atau tumbuh sebanyak 14.684 anggota baru selama setahun terakhir.

Secara finansial, Puskopdit menunjukkan performa yang solid:

  1. Total Aset: Rp 642.442.659.353 (naik 23% atau sebesar Rp 121,1 Miliar).
  2. Dana Anggota: Rp 528.145.508.016.
  3. Pinjaman Beredar: Rp 502.311.579.141.
  4. Pencairan Pinjaman (2025): Rp 213.843.693.398.

Pastor Leonardus menegaskan bahwa tema "Muda Bergerak, Kopdit Berdampak" adalah respons nyata terhadap isu regenerasi. Sebagai bukti komitmen tersebut, telah dilaksanakan CU Youth Forum yang diikuti oleh 63 orang muda anggota Kopdit.

Pesan Inkopdit: "Pertobatan Ekologis" dan Jati Diri

General Manager Inkopdit, Stephanus Toga Siagian, yang hadir mewakili pengurus Inkopdit Pusat, menekankan bahwa Credit Union (CU) bukan sekadar lembaga keuangan, melainkan gerakan solidaritas yang berlandaskan swadaya, solidaritas, dan pendidikan.

Stephanus mengajak seluruh insan CU untuk melakukan "Pertobatan Ekologis". Ia menekankan bahwa CU harus menjadi agen perubahan dalam pelestarian lingkungan melalui kebijakan pembiayaan yang ramah lingkungan dan edukasi pertanian berkelanjutan. 

"Keberhasilan CU tidak hanya diukur dari besarnya aset atau SHU, tetapi dari sejauh mana kita menjaga marwah anggota dan kelestarian bumi sebagai rumah bersama," tegasnya.

Arahan Pemerintah: Transformasi Digital dan Ekonomi Desa

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Manggarai, Dicky Jenarut, memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan RAT ini sebagai wujud transparansi dan demokrasi koperasi.

Diky juga menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Manggarai menitipkan empat poin krusial:

  1. Sinergi dengan Desa: Puskopdit diharapkan menjadi penyokong utama bagi Koperasi Desa/Kelurahan "Merah Putih" dalam memperkuat modal dan ekonomi warga desa.
  2. Motor Ekonomi Mikro: Koperasi harus fokus pada sektor strategis seperti pertanian, UMKM, dan pariwisata guna mewujudkan kemandirian ekonomi.
  3. Transformasi Digital: Pengelola koperasi didorong untuk meninggalkan pola konvensional dan mengadopsi teknologi informasi (Sistem Akuntansi Terintegrasi dan Aplikasi Real-Time) guna meningkatkan pelayanan dan transparansi.
  4. Pemberdayaan Risk Management: Puskopdit diminta terus menjalankan fungsi audit dan pelatihan bagi pengurus primer di bawah naungan Inkopdit.

Rangkaian Kegiatan Pra-RAT

Sebelum puncak acara RAT, panitia telah menyelenggarakan Seminar dan Lokakarya yang membahas tiga isu fundamental: mitigasi fraud (kecurangan), tata kelola CU (Culeg), dan komunikasi efektif. Narasumber ahli seperti Bapak Made, Ibu Getri, dan Bapak Stef memberikan pembekalan mendalam bagi para pengelola Kopdit Primer.

Ketua Puskopdit juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada KSP Kopdit Mawar Moe selaku tuan rumah, serta para suster dari Rumah Retret Maria Bunda Karmel atas fasilitas dan pelayanan yang diberikan selama kegiatan berlangsung sejak Rabu silam.

Pertemuan ini ditutup dengan semangat kebersamaan yang kokoh antara pengurus sekunder dan primer demi kemajuan Gerakan Koperasi Kredit di tiga wilayah Manggarai (Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur).

 

FOLLOW US