• Sport

Ricuh Laga 8 Besar Dies Natalis Unika Ruteng, Dugaan Judi Taruhan Bola Seret Oknum Panitia

Wilibrodus Jatam | Selasa, 12/05/2026 17:23 WIB
Ricuh Laga 8 Besar Dies Natalis Unika Ruteng, Dugaan Judi Taruhan Bola Seret Oknum Panitia Petugas keamanan berupaya meredam kericuhan usai pertandingan perebutan tiket perempat final turnamen Dies Natalis Unika Ruteng, sementara dugaan praktik judi taruhan bola di kalangan penonton turut mencuat dalam insiden tersebut.

KATANTT.COM---Pertandingan babak 8 besar turnamen sepak bola antarpelajar dalam rangka Dies Natalis Unika Santu Paulus Ruteng nyaris berujung ricuh usai laga antara SMKN Wae Rii melawan SMK Tiara Nusa Borong, Selasa (12/5/2026).

Laga yang memperebutkan tiket menuju babak perempat final itu berakhir dengan kemenangan SMK Tiara Nusa Borong dengan skor 2-0. Situasi memanas setelah diduga terjadi penyerangan terhadap wasit utama oleh ofisial tim SMKN Wae Rii.

Keributan kemudian semakin tak terkendali ketika sejumlah penonton ikut masuk dalam konflik dan menyerang wasit di tengah pengamanan yang mulai kacau.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, kericuhan tersebut tidak hanya dipicu ketidakpuasan terhadap hasil pertandingan, tetapi juga diduga berkaitan dengan praktik judi taruhan bola yang terjadi di arena turnamen.

Beberapa penonton yang terlibat keributan bahkan secara terbuka mengaku mengalami kekalahan taruhan dengan nominal besar setelah tim yang mereka jagokan kalah dalam laga 8 besar tersebut.

“Keributan tadi panas karena banyak yang kalah taruhan,” ujar salah seorang penonton di lokasi kejadian.

Penelusuran media ini menemukan bahwa praktik taruhan uang dalam turnamen sepak bola pelajar tersebut diduga sudah berlangsung sejak awal kompetisi. Bahkan, sumber media ini menyebut adanya keterlibatan salah satu oknum panitia pelaksana dalam aktivitas taruhan itu.

Dugaan tersebut semakin menguat setelah media ini memperoleh informasi mengenai aktivitas taruhan uang saat pertandingan lain, yakni laga antara SMAS Regina Pacis Bajawa melawan SMAN 1 Kota Komba. Dalam laga itu, taruhan disebut mencapai jutaan rupiah.

Seorang penonton yang enggan disebutkan identitasnya mengaku praktik judi taruhan sudah berlangsung sejak babak awal turnamen.

“Taruhan ini sebenarnya sudah jalan sejak awal pertandingan. Mungkin baru ramai diketahui sekarang karena tadi sempat ricuh besar,” ungkapnya.

Menurut dia, emosi penonton memuncak setelah banyak pihak kehilangan uang taruhan akibat hasil pertandingan 8 besar yang dimenangkan SMK Tiara Nusa Borong.

Insiden adu jotos antarpenonton dan dugaan penyerangan terhadap wasit itu kini menjadi sorotan publik.

Selain mencoreng semangat sportivitas dalam ajang Dies Natalis kampus, dugaan praktik judi yang melibatkan penonton hingga oknum panitia dinilai dapat merusak citra turnamen pelajar.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Ferdinandus Sulaiman menyampaikan bahwa panitia belum menerima laporan lengkap terkait insiden tersebut.

“Soal kericuhan, kami akan menerima laporan match summary dari match commissioner,” ujar Ferdinan kepada media ini.

Terkait dugaan keterlibatan oknum panitia dalam praktik taruhan bola yang ramai dibicarakan usai pertandingan, Ferdinan juga belum memberikan penjelasan lebih jauh.

“Dan soal keterlibatan oknum panitia dalam praktik yang dituduhkan, saya belum bisa memberi keterangan,” pungkasnya.

FOLLOW US