• Nusa Tenggara Timur

Sakit Dalam Pelayaran, Warga China Dievakuasi Dari Atas Kapal di Perairan Pulau Kera

Imanuel Lodja | Minggu, 08/03/2026 10:06 WIB
 Sakit Dalam Pelayaran, Warga China Dievakuasi Dari Atas Kapal di Perairan Pulau Kera WNA asal China dievakuasi dari atas kapal karena sakit

KATANTT.COM--Seorang kru kapal berkebangsaan Cina dievakuasi pada Sabtu (7/3/2026) malam hingga Minggu (8/3/2026) dinihari. Korban Dong Qiang (43) merupakan kru kapal Hai Yang Shi You 278, dilaporkan mengalami sakit nyeri ginjal hebat yang membutuhkan penanganan medis segera saat kapal tersebut melintas di perairan Barat Pulau Kera.

Menurut informasi yang dihimpun, Kapal berbendera Cina tersebut sedang berada dalam pelayaran dari Australia menuju Kendari. Laporan darurat ini pertama kali diterima oleh Kantor SAR Kupang pada pukul 20.15 Wita.

Kantor SAR Kupang mengerahkan KN SAR Antareja 233 beserta personel rescue yang dipimpin Kasi Operasi dan Siaga, Muhdar menuju titik intersepsi.

Tim SAR gabungan tiba di lokasi intersep pada Sabtu malam. Selanjutnya petugas medis segera memberikan penanganan awal di atas kapal sebelum akhirnya korban berhasil dipindahkan sepenuhnya ke KN SAR Antareja.

Setelah proses pemindahan selesai, kapal segera bertolak kembali menuju pelabuhan Navigasi Kupang untuk proses serah terima. Minggu (8/3/2026) subuh, KN SAR Antareja tiba dengan selamat di pelabuhan.

Korban kemudian diserahkan kepada pihak agen kapal dan petugas kesehatan untuk segera dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Kupang guna mendapatkan perawatan intensif.

Operasi ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, mulai dari BKK Kelas 1 Kupang, KSOP, Imigrasi, Bea Cukai, hingga Bakamla Kupang. Dengan tuntasnya proses evakuasi dan penyerahan korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel menyampaikan terimakasih dan apresiasi untuk seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat atas pelaksanaan operasi SAR ini hingga korban berhasil dievakuasi.

FOLLOW US