Meski tidak menimbulkan korban jiwa, sekitar 1.032 warga terdampak dan terpaksa melakukan evakuasi mandiri dengan menjauh dari pesisir pantai.
Tim siaga bencana Ditsamapta
Polda NTT dipimpin oleh Katim Aipda Didik Haryoko melaksanakan operasi tanggap bencana untuk mengatasi dampak
Dalam operasi penanganan bencana ini,
Tim Siaga Bencana tidak hanya fokus pada evakuasi warga, tetapi juga mengambil langkah strategis untuk mengevakuasi perahu-perahu nelayan yang terdampak, guna mencegah kerusakan lebih lanjut dan mengurangi potensi kecelakaan di perairan.
Sebagai upaya memberikan perlindungan sementara, tim segera mendirikan tenda pengungsian di lokasi yang aman.
Tenda pengungsian ini disiapkan untuk menampung warga terdampak, memberikan tempat berteduh, serta memenuhi kebutuhan dasar selama masa evakuasi berlangsung.
“Langkah-langkah yang kami lakukan meliputi evakuasi warga, evakuasi perahu, serta pendirian tenda pengungsian. Kami berupaya memastikan bahwa seluruh masyarakat yang terdampak di pesisir
Desa Tablolong mendapatkan perlindungan maksimal dan bantuan segera untuk menghadapi bencana ini,” ujar Haryoko, Rabu (5/2/2025)
Operasi tanggap bencana ini menjadi sinergi antar instansi dalam menghadapi situasi darurat.
Polda NTT, melalui
Tim Siaga Bencana, terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat serta memastikan bahwa penanganan bencana dilakukan secara profesional dan terkoordinasi.