ilustrasi
KATANTT.COM--Sebuah kapal ikan lampara dilaporkan hilang, Selasa (30/8/2022). Kapal ini memuat 6 orang penumpang dan diduga mengalami patah as kemudi di antara perairan Naikliu, Amfoang Utara, Kabupaten Kupang dan Oepoli, Amfoang Timur, Kabupaten Kupang.
Kapal hilang saat pelayaran dari Pelabuhan Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang menuju pelabuhan Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Diperoleh informasi kalau kapal tersebut merupakan kapal ikan lampara warna putih.
Kapolsek Insana Utara, Iptu Jhony Puka yang dikonfirmasi Selasa (30/8/2022) malam membenarkan adanya kejadian ini. "Kami memang dapat informasi dari badan SAR namun diduga kapal kecelakaan di perairan Amfoang, wilayah Kabupaten Kupang," tandasnya.
Informasi lain menyebutkan kalau ada 6 orang penumpang dalam kapal tersebut yakni Philipus Tumbas (57), Nando Sakunab (20), Regi Eko (29), Beny Bana (37), Ony Kase (27) dan Andi (54).
Keenam penumpang ini merupakan warga kilometer 7, Sasi Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU.
Kapal diperkirakan mengalami kecelakaan laut antara perairan Naikliu dan Oepoli Kabupaten Kupang dengan koordinat prakiraan 09⁰17`53.37``S - 123⁰50`52.84"E.
Sejak Sabtu (27/8/2022) malam sekitar pukul 21.00 wita, kapal bertolak dari pelabuhan perikanan Bolok, Kabupaten Kupang menuju pelabuhan Wini Atambua.
Pada Minggu 28 Agustus 2022 sekitar pukul 03.00 wita, kapal mengalami patah As kemudi di sekitar Nakliu Kabupaten Kupang.
Selanjutnya pada Senin 29 Agustus 2022 sekitar pukul 18.30 wita, keluarga para penumpang mendapat informasi melalui SMS dari ABK kapal bahwa mereka melihat mercusuar Nakliu dan posisi di perairan antara Nakliu dan Oepoli Kabupaten Kupang.
Keluarga diwakili Ridho melaporkan kejadian ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang guna membantu melakukan pencarian dan pertolongan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang kemudian berkoordinasi dengan Ka pos polair Belu, Kapolsek Amfoang Selatan dan Tagana Kabupaten TTU serta diberangkatkan KN SAR ANTAREJA Kupang, Kasi Operasi dan Siaga KPP Kupang dengan jumlah 15 orang ABK menuju ke lokasi kecelakaan kapal.
Saat tim diberangkatkan arah angin Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan 6-20 Kts, tinggi gelombang 1,25-2.5 meter dan cuaca di lokasi cerah berawan.
Adapun unsur SAR yang terlibat yakni kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Kapolsek Amfoang Selatan, Ka Pos Pol Air Belu, Tagana Kabupaten TTU, keluarga korban dan masyarakat.
Tim dibantu sarana seperti KN SAR Antareja Kupang, Rescue Car 1 unit, alat komunikasi (Alkom) dan pal medis dan palsar pendukung lainnya.
Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, I Putu Sudayana, SE MAP belum berhasil dikonfirmasi terkait insiden kecelakaan laut ini.