• Nusa Tenggara Timur

Gotong Royong Warga Tuatuka-Kupang Timur & Brimob Polda NTT Membangun Jembatan

Imanuel Lodja | Kamis, 26/02/2026 10:50 WIB
Gotong Royong Warga Tuatuka-Kupang Timur & Brimob Polda NTT Membangun Jembatan Hujan deras dan arus sungai yang cukup kuat tidak menyurutkan niat anggota Satuan Brimob Polda NTT membangun jembatan sementara di Desa Dikira, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya.

KATANTT.COM--Pembangunan jembatan penghubung di Kelurahan Tuatuka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang memasuki hari ketiga, Selasa (24/2/2026). Jajaran Satuan Brimob Polda NTT berkomitmen membantu masyarakat melalui aksi nyata di lapangan.

Sebanyak 38 personel gabungan yang terdiri dari unsur Gegana, Kompi 2 A Pelopor, serta staf Satbrimob diterjunkan dalam kegiatan tersebut dipimpin Wadanden Gegana, AKP Antonio Cortereal.

Setibanya di Kelurahan Tuatuka, personel Brimob langsung bergabung dengan masyarakat setempat, anggota Polsek Kupang Timur, serta unsur pemerintah daerah yang turut hadir memberikan dukungan. Proses pengerjaan difokuskan pada pemasangan tambahan tiang pancang serta bantalan papan jembatan.

Dansat Brimob Polda NTT Kombes Pol Afrizal Asri menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan wujud pengabdian tulus Polri kepada masyarakat.

“Brimob hadir bukan hanya saat situasi genting, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan solusi atas keterbatasan infrastruktur. Pembangunan jembatan ini adalah simbol kepedulian dan komitmen kami untuk selalu berada di tengah rakyat,” ujarnya pada Rabu (25/2/2026).

Ia menambahkan bahwa kebersamaan antara personel dan warga menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan.

“Semangat gotong royong yang terjalin hari ini menunjukkan bahwa Polri dan masyarakat adalah satu kesatuan. Inilah wajah Polri yang humanis, hadir memberi manfaat dan membangun harapan,” tambahnya.

Jembatan yang dibangun diharapkan mampu memperlancar aktivitas warga, mulai dari anak-anak menuju sekolah hingga masyarakat yang beraktivitas ekonomi.

FOLLOW US