Foto : Tujuh WNA asal China dan Uzbekistan saat diamankan polisi, Selasa (24/2/2026)
KATANTT.COM--Tujuh Warga Negara Asing (WNA) dari China dan Uzbekistan diamankan aparat Polres Rote Ndao di wilayah Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao pada Selasa (24/2/2026).
Ketujuh WNA ini merupakan imigran gelap yang berasal dari China empat orang dan tiga orang dari Uzbekistan. Keberadaan tujuh WNA ini diketahui setelah warga melaporkan ke pihak kepolisian.
Warga menemukan ketujuh WNA ini pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 wita di Pantai Masidae, Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao.
Personel Polsek Rote Selatan kemudian mengecek secara langsung di TKP dan benar bahwa terdapat satu unit kapal warna putih (speedboat) dan menemukan tujuh orang WNA.
Kapolsek Rote Selatan, Ipda Andi D E Salata bersama personel langsung mengevakuasi ketujuh WNA terduga imigran gelap di pesisir Pantai Masidae untuk diminta keterangan.
Dari hasil wawancara lisan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap tujuh WNA ini diperoleh informasi bahwa empat orang berasal dari China serta tiga orang lainnya berasal dari Uzbekistan.
"Keterangan tambahan yang kami peroleh bahwa di atas kapal yang mereka tumpangi terdapat empat orang WNI yang telah melarikan diri," tambah Kapolsek.
Temuan ini dilaporkan Kapolsek Rote Selatan, Ipda Andi D E Salata kepada Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono. Ia langsung memerintahkan untuk segera melakukan upaya penyisiran terhadap keempat WNI yang telah melarikan diri. Saat ini ketujuh WNA terduga imigran gelap masih berada di wilayah hukum Polsek Rote Selatan.
Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono menyebutkan kalau jajaran Polsek Rote Selatan sementara melakukan penyisiran di pesisir pantai Masidae untuk mengungkap keberadaan WNI yang bersama dengan ketujuh WNA tersebut
"Personel kami masih melakukan pencarian di lapangan dan diharapkan peran serta masyarakat untuk mengungkap para terduga pelaku smuggler," ujar Mardiono.