• Nusa Tenggara Timur

Unika Santu Paulus Ruteng Terjunkan 1.450 Mahasiswa KKN Tematik 2026 ke Manggarai Timur

Wilibrodus Jatam | Selasa, 23/06/2026 13:14 WIB
Unika Santu Paulus Ruteng Terjunkan 1.450 Mahasiswa KKN Tematik 2026 ke Manggarai Timur Rektor Unika Santu Paulus Ruteng memukul gong sebagai tanda dimulainya KKN Tematik 2026 yang diikuti 1.450 mahasiswa.

KATANTT.COM---Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng menggelar pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026 bagi 1.450 mahasiswa dari empat fakultas sebelum diterjunkan ke 164 desa di Kabupaten Manggarai Timur

Kegiatan yang berlangsung di Aula GUT, Selasa (23/6/2026), ini menjadi langkah awal pengabdian mahasiswa dalam mendukung program pencegahan stunting dan peningkatan literasi masyarakat.

Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic. Teol, menegaskan bahwa KKN Tematik tahun ini merupakan wujud nyata kolaborasi multidisiplin ilmu untuk menjawab kebutuhan pembangunan masyarakat.

"KKN Tematik ini adalah langkah konkret sinergi empat fakultas dalam mendukung pencegahan stunting dan peningkatan literasi di Manggarai Timur," ujar Rektor Manfred.

Menurutnya, mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP), serta Fakultas Teknik (FT) akan berfokus pada program perbaikan gizi, sanitasi lingkungan, dan ketahanan pangan lokal sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan stunting.

Sementara itu, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) akan menggerakkan berbagai program peningkatan literasi masyarakat, mulai dari literasi baca-tulis, numerasi hingga literasi digital.

Imam Keuskupan Ruteng itu juga menilai persoalan stunting dan rendahnya tingkat literasi masih menjadi tantangan serius yang harus mendapat perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi masa depan.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar hadir di tengah masyarakat dengan semangat belajar dan menghargai kearifan lokal.

"Datanglah untuk berdialog dan belajar bersama masyarakat, bukan untuk menggurui," tegasnya.

Melalui program KKN Tematik ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik, tetapi juga membangun kepemimpinan, kepekaan sosial, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai tanda dimulainya rangkaian KKN Tematik 2026, Rektor Unika Santu Paulus Ruteng secara simbolis memukul gong di hadapan mahasiswa, dosen, dan para tamu undangan. Prosesi tersebut menjadi simbol pelepasan sekaligus peneguhan komitmen mahasiswa untuk mengabdi di 164 desa wilayah Kabupaten Manggarai Timur.

Sementara itu, Ketua Pelaksana KKN Tematik 2026, Dr. Yuliana Wahyu, S.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa pembekalan merupakan tahap penting untuk mempersiapkan mahasiswa secara mental, akademik, sosial, dan spiritual sebelum terjun ke masyarakat.

"Pembekalan bukan sekadar rutinitas akademik, tetapi bekal penting agar mahasiswa mampu melaksanakan KKN secara bertanggung jawab dan bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Yuliana menyebutkan KKN Tematik tahun ini diikuti oleh 1.450 mahasiswa dari FKIP, FIKES, FPP, dan FT dengan fokus utama pada pencegahan stunting serta peningkatan literasi sesuai kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah.

Dalam arahannya, Beliau menekankan enam bekal utama yang harus dimiliki mahasiswa peserta KKN, yakni sikap rendah hati dan siap belajar, menjaga etika dan perilaku, menghormati budaya lokal, menyusun program kerja berdasarkan kebutuhan masyarakat, menjaga kekompakan kelompok, serta aktif berkoordinasi dengan dosen pendamping dan pemerintah setempat.

Dia juga mengungkapkan, mahasiswa akan menghadapi berbagai kondisi nyata yang tidak selalu sama dengan teori yang dipelajari di bangku kuliah sehingga diperlukan kesiapan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi.

Panitia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti pembekalan secara serius karena kehadiran dan partisipasi selama enam hari kegiatan menjadi bagian dari penilaian KKN.

FOLLOW US