KATANTT.COM--Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko meresmikan enam titik sumur bor pada Senin (22/6/2026). Orang nomor satu di jajaran
Polda NTT ini juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat di wilayah hukum Polresta Kupang Kota.
Peresmian berlangsung di RT 038/RW 012,
Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses air bersih.
Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko didampingi Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Djoko Lestari, Pejabat Utama
Polda NTT, Pejabat Utama Polresta Kupang Kota, unsur pemerintah setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga penerima manfaat.
Peresmian yang diawali doa bersama ditandai dengan penandatanganan prasasti, pembukaan keran air secara simbolis dan distribusi air bersih kepada masyarakat.
Antusiasme warga terlihat begitu tinggi. Kehadiran sumur bor yang telah lama dinantikan masyarakat menjadi jawaban atas kebutuhan air bersih yang selama ini menjadi tantangan bagi sebagian warga di wilayah tersebut.
Jenderal polisi bintang dua ini meresmikan sumur bor yang berlokasi di RT 038/RW 012
Kelurahan Oesapa yang dibangun diatas lahan milik Albert Fuamuni.
Selain itu, secara simbolis juga diresmikan lima titik sumur bor lainnya yang tersebar di wilayah hukum Polresta Kupang Kota, yakni di Pospol Bimopu Kelurahan Lasiana, RT 016/RW 006
Kelurahan Oesapa, RT 017/RW 006
Kelurahan Oesapa Barat, Jalan Mesakh Amalo RT 003/RW 001
Kelurahan Oesapa Barat, dan RT 002/RW 001 Kelurahan Pasir Panjang.
Total ada enam titik sumur bor bantuan Kapolda NTT resmi dioperasikan guna mendukung ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Selain peresmian sumur bor, Kapolda NTT juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada warga. Sebanyak 50 paket bantuan sosial dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, dipimpin Kabag SDM Polresta Kupang Kota.
Perwakilan masyarakat, Kris Lukuaka, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolda NTT beserta seluruh jajaran atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat.
Menurutnya, bantuan sumur bor tersebut sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari sekaligus mendukung peningkatan kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Ungkapan syukur juga disampaikan oleh Beni Faot, warga RT 016/RW 006
Kelurahan Oesapa, yang merasakan langsung manfaat pembangunan sumur bor tersebut.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada Bapak Kapolda NTT atas pembangunan sumur bor ini. Sumur ini sangat membantu sekitar 150 kepala keluarga dengan jumlah warga kurang lebih 450 jiwa. Kami juga berharap ke depan dapat dibantu distribusi pipa air karena jarak sumur dengan beberapa rumah warga masih cukup jauh,” kata Beni Faot.
Hal senada juga disampaikan salah satu warga RT 038/RW 012
Kelurahan Oesapa yang menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolda NTT atas bantuan sumur bor yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat.
Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko melalui Kabid Humas
Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra mengatakan bahwa program pembangunan sumur bor dan penyaluran bantuan sosial merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir ditengah masyarakat dan memberikan manfaat yang nyata.
“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026,
Polda NTT ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Peresmian enam titik sumur bor ini diharapkan dapat membantu warga memperoleh akses air bersih yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Henry Novika Chandra.
Henry Novika Chandra menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan semangat
Polda NTT penuh kasih, yang terus diwujudkan melalui berbagai program kemanusiaan dan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Semangat
Polda NTT Penuh Kasih bukan hanya slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami berharap bantuan sumur bor dan bantuan sosial ini dapat meningkatkan kualitas hidup warga, mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” tambahnya.
Peresmian sumur bor dan penyaluran bantuan sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang mengedepankan nilai-nilai pengabdian, kepedulian, dan pelayanan kepada masyarakat.
Dari hasil kegiatan tersebut, enam titik sumur bor berhasil diresmikan, 50 paket bantuan sosial tersalurkan kepada masyarakat, serta semakin meningkatnya akses warga terhadap air bersih untuk mendukung kebutuhan sehari-hari, kesehatan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.