Peresmian Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-27 KSP Kopdit Mawar Moe Tahun Buku 2025 di Gedung Aula Asumta, Ruteng, Sabtu (21/3/2026).
KATANTT.COM---Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Mawar Moe kembali mengukuhkan posisinya sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan di wilayah Manggarai Raya. Penegasan ini mengemuka dalam perhelatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-27 Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Gedung Aula Asumta, Ruteng, Sabtu (21/3/2026).
Mengusung tema besar "Mawar Moe Berdampak, Anggota Berdaya", agenda tahunan ini bukan sekadar seremoni laporan pertanggungjawaban, melainkan refleksi mendalam atas perjalanan 27 tahun lembaga dalam merajut kepercayaan dan menyejahterakan ekonomi masyarakat.
Nuansa kepedulian sosial langsung terasa sebelum rangkaian sidang dimulai. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai dan UPTD Puskesmas Kota, KSP Kopdit Mawar Moe menyelenggarakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh anggota yang hadir. Inisiatif ini menjadi bukti nyata visi lembaga bahwa pemberdayaan ekonomi harus berjalan selaras dengan kesejahteraan fisik para anggotanya.
Laju Pertumbuhan Signifikan dan Penguatan Finansial
Laporan perkembangan usaha menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif dan stabil dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2020–2025). Dari sisi keanggotaan, KSP Kopdit Mawar Moe mencatatkan lonjakan drastis. Jika pada akhir 2020 jumlah anggota berada di angka 4.217 orang, posisi pada akhir 2025 telah mencapai 7.018 orang, yang terdiri dari 3.350 laki-laki dan 3.668 perempuan.
Sepanjang tahun buku 2025 saja, terdapat 677 anggota baru yang bergabung, meski terdapat dinamika organisasi berupa 239 anggota keluar dan 39 anggota yang meninggal dunia. Ekspansi ini turut diikuti dengan bertambahnya jumlah Kelopak (kelompok anggota) yang kini mencapai 79 kelompok, meningkat tajam dari 38 kelompok di tahun 2020.
Kekuatan finansial lembaga pun kian kokoh dengan total aset yang menyentuh angka Rp42.556.384.079 di akhir 2025, melonjak signifikan dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp21.161.055.815. Simpanan modal anggota yang meliputi SP, SW, dan Swakarsa tercatat sebesar Rp18.436.196.694, sementara simpanan harian dan berjangka seperti Sibuhar, Sidia, hingga Sibumil mencapai Rp16.305.740.796.
Dalam menjalankan fungsi intermediasi, koperasi berhasil mencairkan pinjaman sebesar Rp21.860.346.000 kepada 1.760 peminjam selama tahun 2025, dengan total pinjaman beredar mencapai Rp28.727.814.874. Kinerja keuangan yang sehat ini membuahkan pendapatan sebesar Rp5.699.536.692 dengan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebelum pajak sebesar Rp1.262.425.856.
Keamanan dana anggota juga tetap terjaga melalui Dana Cadangan Umum (DCU) sebesar Rp3.296.809.919 dan Dana Cadangan Risiko (DCR) senilai Rp1.826.018.181.
Keberhasilan ini juga didorong oleh langkah berani dalam investasi teknologi. Sejak 2016, koperasi telah mengadopsi aplikasi SIKOPDIT CS yang kemudian ditingkatkan menjadi SIKOPDIT OL sejak Juni 2022, serta diperkuat dengan aplikasi pembayaran CUBIZPAI untuk kemudahan transaksi digital anggota.
Visi Keberlanjutan: Antara Tradisi dan Inovasi
Ketua Pengurus KSP Kopdit Mawar Moe, Jefrin Harianto, dalam pidatonya menyampaikan pesan menyentuh mengenai hakikat koperasi sebagai ruang kemanusiaan. Ia mengawali sambutannya dengan menceritakan pertemuannya dengan seorang anggota lama.
"Beliau datang bukan untuk meminjam uang, tapi untuk menyampaikan satu kalimat: `Dulu saya datang ke koperasi ini dengan rasa takut karena hidup saya penuh kekurangan. Hari ini saya datang dengan rasa percaya diri karena koperasi ini membantu saya berdiri di kaki sendiri.` Kalimat itu mengandung makna mendalam bahwa koperasi bukan hanya soal angka, tapi soal harapan dan tempat orang kecil menemukan kekuatan untuk bangkit," ujar Jefrin dengan penuh haru.
Jefrin menegaskan bahwa tema "Mawar Moe Berdampak, Anggota Berdaya" adalah komitmen untuk memastikan keberadaan lembaga benar-benar mengubah hidup anggota.
"Kekuatan koperasi tidak terletak pada besar kecilnya modal, tetapi pada kepercayaan dan kebersamaan anggotanya. Karena Mawar Moe adalah kumpulan orang-orang yang saling percaya, bukan sekadar kumpulan uang. Dampak itu diukur ketika usaha anggota berkembang, anak-anak bisa sekolah lebih tinggi, dan anggota berani bermimpi lebih besar," tambahnya.
Kadis Kesehatan Kabupaten Manggarai itu juga mengajak seluruh anggota untuk menumbuhkan semangat memiliki, bertanggung jawab, dan saling menguatkan.
"Bunga mawar indah karena proses dirawat dan dijaga. Begitu juga Mawar Moe, ia lahir dari kesetiaan anggota dan komitmen menjaga nilai-nilai koperasi. Mari kita jadikan RAT ini ruang dialog untuk membangun koperasi yang lebih berdampak. Mawar Moe: Rumah Tumbuh ekonomi anggota!" tegas Jefrin.
Apresiasi dan Harapan Pemerintah Daerah
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Lambertus Paput, yang hadir membuka kegiatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas performa impresif Mawar Moe. Ia mencatat kenaikan volume usaha sebesar 17% dan pertumbuhan simpanan anggota hingga 20% sebagai prestasi luar biasa.
"Saya memandang koperasi kredit bukan sekadar lembaga simpan pinjam biasa, melainkan jantung penggerak bagi bangkitnya usaha mikro di Kabupaten Manggarai. KSP Kopdit Mawar Moe telah memulainya dengan sangat baik; sekitar 38% piutang anggota di tahun buku 2025 digunakan untuk peningkatan usaha," ungkap Lambertus.
Mantan Kepala Dinas PUPR ini juga mendorong agar Mawar Moe menjadi mitra strategis bagi Koperasi Desa atau BUMDes Merah Putih dalam mengelola sumber daya lokal. Ia mengingatkan bahwa kunci utama fondasi ekonomi yang tangguh adalah tata kelola yang bersih dan transparan.
"Dengan tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel, koperasi akan menjadi pilar penguatan ekonomi yang inklusif. Sinergi antara prinsip perkoperasian dan visi daerah adalah kunci membangun ekonomi kerakyatan yang tangguh," pungkasnya.