Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi NTT, Benny Chandradinata saat meninjau titik-titik longsor di wilayah Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (11/2/2026).
KATANTT.COM---Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi NTT, Benny Chandradinata melakukan pengawasan dan monitoring terhadap kerusakan sejumlah infrastruktur jalan, jembatan dan sungai untuk ketersediaan air irigasi.
Di Kabupaten Belu, Benny meninjau titik-titik longsor di wilayah Kecamatan Lamaknen, Lamaknen Selatan, dan Tasifeto Timur wilayah Indonesia yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga Timor Leste., Rabu (11/2/26).
Dalam peninjauan tersebut Benny Candra sapaan akrab mantan Anggota DPRD Belu itu didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Belu dan dinas teknis (PUPR).
Di antaranya, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Belu, Laurensius Tahuk, ST dan staf, Kades Lamaksanulu, Yonatas Mali Bere, Camat Lamaknen, Vinsensius Mau Sama dan Camat Raihat, Thomas Gerald Mau.
Titik-titik longsor yang ditinjau di antaranya Longsoran Desa Manleten Kecamatan Tasifeto Timur, longsoran di sekitar Jembatan Builalu Desa Makir Kecamatan Lamaknen, longsoran di Jembatan Haolhao Desa Lamaksanulu.
Selain itu longsoran dan pekerjaan perbaikan di Desa Makir Kecamatan Lamaknen dan peninjauan saluran irigasi di Sungai Malibaka, Kecamatan Raihat.
Benny Candra mengatakan banyak informasi yang telah diperoleh dalam peninjauan terhadap pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, sungai dan kerusakannya. Kerusakan jalan akibat longsor terjadi pada beberapa titik ruas jalan di Kecamatan Lamaknen, Lamaknen Selatan dan Tasifeto Timur.
Kondisi kerusakan beberapa ruas jalan, jembatan dan pekerjaan irigasi Sungai Malibaka, kata Benny data dan informasnya akan dirampungkan agar disampaikan kepada sejumlah instansi terkait untuk diberi perhatian.
"Terutama, kita akan bahas dalam rapat Komisi IV DPRD NTT dalam dalam waktu dekat," ujar dia kepada media disela-sela kegiatan.