Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko
KATANTT.COM--Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko mengawali hari pertama kerja di tahun 2026 dengan apel pagi, Senin (5/1/2026] di lapangan Polda NTT. Apel perdana tersebut diikuti seluruh personel Polda NTT dan pejabat utama Polda NTT.
Dalam apel tersebut, Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko menyampaikan kesan mendalam saat melihat kesiapan dan antusiasme anggotanya.
“Saya melihat wajah-wajah penuh semangat dan harapan baru menyongsong tahun 2026 yang harus kita yakini akan lebih baik lagi,” ujar Rudi Darmoko.
Orang nomor satu di jajaran Polda NTT ini menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang merayakan Natal. “Saya mengucapkan selamat Natal bagi seluruh anggota Polda NTT yang merayakan. Semoga Natal membawa kedamaian, kebahagiaan, kesuksesan, dan hal-hal yang lebih baik lagi bagi kita semua,” ungkapnya.
Peraih Adhi Makayasa 1993 ini juga mengucapkan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh anggota dan mengajak seluruh personel untuk menatap masa depan dengan optimisme.
“Di tahun yang baru ini mari sama-sama kita berharap akan semakin baik dan semakin sukses. Silakan masing-masing anggota membuat resolusi, harapan, dan impian yang belum tercapai di tahun 2025. Hal ini juga saya lakukan setiap awal tahun bersama keluarga,” tambahnya.
Jenderal polisi bintang dua ini memberikan tips sederhana namun bermakna untuk meraih kesuksesan, yakni dengan menuliskan harapan dan cita-cita dalam sebuah dream book.
“Tuliskan semua harapan, impian, dan cita-cita yang ingin dicapai di tahun 2026. Simpan dan buka kembali di akhir tahun. Pasti ada yang tercapai dari apa yang telah kita tulis,” pesannya.
Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko juga memberikan motivasi kepada anggota yang belum mencapai target tertentu, seperti kelulusan Sekolah Inspektur Polisi (SIP).
“Jangan berkecil hati. Kalian sudah berusaha. Yakinlah mungkin itu belum waktunya. Tuhan punya rencana dan waktu yang tepat untuk kita,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen perubahan di tahun 2026 dengan meninggalkan segala bentuk pelanggaran dan penyimpangan. “Saya harapkan di tahun yang baru ini kita menjadi pribadi dan anggota Polri yang lebih baik lagi. Tinggalkan penyimpangan dan pelanggaran. Terima kasih kepada rekan-rekan yang sepanjang tahun 2025 telah menunjukkan prestasi dan kinerja luar biasa,” katanya.
Secara khusus, Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko memberikan penekanan keras kepada para Bintara baru agar tidak lagi melakukan tradisi kekerasan terhadap junior.
“Tradisi pemukulan dan penganiayaan adalah tradisi jaman kuno dan tidak ada manfaatnya. Yang ada justru kalian akan diproses oleh Propam. Binalah junior dengan ilmu kepolisian, bagaimana patroli, pengaturan, dan penjagaan. Itu jauh lebih bermanfaat,” tegasnya.
Ia kembali menegaskan bahwa tindakan kekerasan merupakan pelanggaran hukum yang berat dan tidak dapat ditoleransi. “Kita aparat penegak hukum, jangan sampai justru melanggar hukum. Sanksinya sangat berat,” tambahnya.
Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko memerintahkan agar di tahun 2026 tidak ada lagi kasus-kasus negatif yang melibatkan anggota Polri.