• Nusa Tenggara Timur

Anggota BKO Brimob Polda NTB dan Bali Diterjunkan Bantu Korban Erupsi Gunung Lewotobi

Imanuel Lodja | Selasa, 19/11/2024 05:44 WIB
Anggota BKO Brimob Polda NTB dan Bali Diterjunkan Bantu Korban Erupsi Gunung Lewotobi Sejumlah fasilitas pendukung dibawa BKO Polda Bali dan Polda NTB di sejumlah kamp pengungsi yang nemapung korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur.

KATANTT.COM--Bantuan dari berbagai Polda terus mengalir untuk mendukung penanganan pengungsi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur,

Sabtu (16/11/2024), personil Bawah Kendali Operasi (BKO) Brimob Polda NTB dan Polda Bali tiba di lokasi pengungsian untuk melaksanakan tugas pelayanan kemanusiaan.  
 
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Ariasandy membenarkan kedatangan personil BKO tersebut. “Personel BKO Brimob Polda NTB tiba di Posko Pengungsian Desa Lewolaga dengan kekuatan 10 personel pada Sabtu siang. Mereka akan melaksanakan tugas kemanusiaan untuk mendukung para pengungsi,” ujar Ariasandy di Mapolda NTT pada Senin (18/11/2024).
 
Anggota pun membawa dukungan logistik dari Brimob Polda NTB meliputi satu unit mobil dapur lapangan, satu unit mobil water treatment, dan satu unit mobil outlander lapangan.  
 
Sabtu siang, 10 personil BKO Brimob Polda Bali juga tiba di Posko Pengungsian Desa Kobasoma. Mereka turut ditugaskan untuk memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak.  
 
Dukungan kendaraan yang dibawa Brimob Polda Bali meliputi satu unit mobil dapur lapangan, satu unit mobil water treatment, satu unit mobil D-Max, dan satu unit mobil support.  
 
"Kehadiran personil BKO Brimob dari Polda NTB dan Bali ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi, seperti akses air bersih, makanan siap saji, dan dukungan logistik lainnya. Mereka akan bersinergi dengan personel Polda NTT serta berbagai pihak lainnya untuk memastikan pengungsi mendapatkan pelayanan terbaik," lanjut Ariasandy.  
 
Kedatangan personel BKO ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana. 
 
Dengan dukungan logistik yang memadai, pelayanan kemanusiaan di posko-posko pengungsian diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

FOLLOW US