• Nusa Tenggara Timur

Begini Penjelasan Kapolda NTT Soal Pengamanan Tahapan Pemilu 2024

Imanuel Lodja | Rabu, 18/10/2023 06:55 WIB
 Begini Penjelasan Kapolda NTT Soal Pengamanan Tahapan Pemilu 2024 Kapolda NTT Irjen Pol Johni Asadoma saat mengecek peralatan anggota Polri dalam mengamankan tahapan Pemilu 2024 saat gelar pasukan operasi Mantap Brata Turangga 2023-2024 dalam rangka pengamanab Pemilu 2024, 17 Oktober 2024 di lapangan Ricky Sitohang Polda NTT, Selasa (17/10/2023).

KATANTT.COM--Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Johni Asadoma, MHum menegaskan bahwa penggunaan personel untuk pengamanan Pemilu 2024 disesuaikan pada setiap tahapan pemilu.

"Untuk penggunaan anggota, pada setiap tahapan itu berbeda. Jadi, pada tahap pendaftaran Capres-Cawapres, jumlahnya tertentu, kemudian pada tahapan distribusi logistik, jumlahnya akan diubah lagi, dan pada tahapan kampanye, jumlahnya akan ditingkatkan lagi, hingga mencapai pengarahan total 2/3 kekuatan atau kekuatan penuh saat pemungutan suara dan penghitungan suara," jelas Kapolda NTT, Irjen Pol Johni Asadoma, di Polda NTT, Selasa (17/10/2023).

Daerah Rawan Pemilu

Terkait dengan daerah yang dianggap rawan dalam konteks Pemilu di wilayah NTT, Kapolda NTT Irjen Pol Johni Asadoma, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemetaan tahun 2019, tingkat kerawanan masih termasuk dalam kategori rendah.

"Jadi, kita harapkan bahwa pada Pemilu 2024 nanti tidak ada gangguan yang signifikan yang dapat mengancam keamanan maupun kelancaran Pemilu," tandas Kapolda NTT, Irjen Pol Johni Asadoma.

Dalam mengamankan distribusi logistik Pemilu, terutama melalui jalur laut, Kapolda NTT Irjen Pol Johni Asadoma, menegaskan bahwa Polda NTT telah bekerja sama dengan Angkatan Laut untuk memastikan keamanan distribusi logistik melalui jalur laut.

"Kami telah mengantisipasi dengan menyediakan 20 kapal dari berbagai tipe untuk mendukung KPU dan mengatasi gangguan potensial lainnya," tambahnya.

Mantan Kadiv Hubinter Polri ini juga menyoroti pengamanan di wilayah perbatasan dan menyebutkan bahwa langkah-langkah antisipatif telah diambil dengan menempatkan Kompi Brimob serta berkolaborasi dengan personel TNI dari Satgas Pamtas.

Antisipasi Terorisme

Dalam rangka mengantisipasi ancaman terorisme, Polda NTT berkoordinasi dengan Densus 88 Polri untuk mendeteksi dan menangani potensi radikalisme dan terorisme di wilayah NTT.

Kapolda NTT Irjen Pol Johni Asadoma mengungkapkan bahwa anggaran untuk pengamanan Pemilu berasal dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Anggaran tersebut sudah dialokasikan kepada Polda NTT.

Sedangkan untuk Pilkada, anggaran diperoleh dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Dengan persiapan yang matang dan dukungan yang kuat, Polda NTT siap menjalankan tugas pengamanan dalam Pemilu 2024.

Kapolda NTT Irjen Pol Johni Asadoma menjamin bahwa baik personel maupun peralatan sudah siap digunakan dalam pengamanan Pemilu 2024.

"Kami menjamin bahwa baik personel maupun peralatan siap digunakan dalam pengamanan Pemilu 2024. Hari ini pun siap digunakan," tegas Johni Asadoma kepada para wartawan yang hadir.

FOLLOW US