• Nusa Tenggara Timur

Bayi 5 Bulan Selamat dari Lakalantas Maut Dump Truk Terbalik di TTS

Imanuel Lodja | Jum'at, 05/11/2021 21:18 WIB
Bayi 5 Bulan Selamat dari Lakalantas Maut Dump Truk Terbalik di TTS Putri, bayi 5 bulan yang selamat dalam kecelakaan maut ketika digendong kerabatnya.

katantt.com--Kecelakaan maut di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang merengut nyawa menyisakan cerita miris.

Kecelakaan ini dialami rombongan peminangan atau acara adat dari Dusun Poti, Desa Nunmafo, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, Kamis (4/11/2021).

Dump truck ini ditumpangi rombongan yang berjumlah 36 orang. Saat kecelakaan, 5 orang meninggal dunia, 16 orang luka-luka dan 15 orang selamat termasuk seorang bayi baru berumur 5 bulan.

Dari 36 orang penumpang yang akan melakukan peminangan di Desa Ofu, Kabupaten TTS terdapat seorang bayi berusia 5 bulan selamat dari kecelakaan maut tersebut.

Bayi berusia 5 bulan ini diselamatkan ibunya, Marce Nenohai (35). Saat dump truk mengalami kecelakaan dan terbalik, Marce memilih membuang bayi nya tepat di tumpukan pasir yang berada di lokasi kecelakaan tersebut.

Marce sendiri mengalami patah tangan kanan dan tulang bagian belakang mengalami retak.

Selain ibu bayi yang mengalami luka-luka, ayah dari bayi pun meninggal dunia ditempat dengan keadaan yang tragis.

Sementara ayah sang bayi Dominggus Nabut (42) meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Marce Nenohai, saat ditemui di rumah duka dalam keadaan sakit bercampur rasa kehilangan akibat kehilangan sang suami tercinta mengutarakan saat mobil mulai hilang kendali dirinya pun langsung menyelamatkan anaknya.

"Waktu mobil hilang kendali dan mobil terbalik, langsung saya selamatkan nona (anaknya 5 bulan)," kata Marce Nenohai dengan terurai airmata, Jumat (5/11/2021).

Sambil menangis ia masih menyimpan duka mendalam atas peristiwa ini. "Semua ini saya belum dapat terima, karena tujuan kami ke sana untuk hal kebahagiaan, namun berujung suasana dukacita," ujarnya.

Ia masih bersyukur karena putrinya bisa selamat setelah ia membuangnya dari atas kendaraan begitu kendaraan terbalik.

"Saya ingin anak saya selamat makanya saya buang putri di atas pasir. Biar kami yang celaka asal Putri selamat," urainya.

Marce pun bercerita bahwa saat dirinya sadar dia berpikir bahwa anaknya mungkin tidak dapat selamat dari kecelakaan itu karena mobil yang ditumpangi terbalik beberapa kali.

Suaminya pun menghembuskan nafas terakhir dilokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan.
nya.

"Saya berpikir kemungkinan buah hati saya tidak dapat selamat dari kecelakaan kemarin, namun Tuhan masih melindungi dia, hingga tidak ada luka maupun bekas memar lain dari kecekakaan itu," ungkapnya.

Namun, ia sedih dan tidak dapat menerima kenyataan ini. Karena anaknya selamat namun suaminya kehilangan nyawa.
Ia juga pasrah dan dalam suasana duka, ia berjanji merawat dan menjaga buah hatinya.

Marce sendiri masih menjalani masa pemulihan sehingga belum bisa menggendong bayinya.

"Yang meninggal dunia di tempat kejadian perkara 4 orang dan yang (meninggal) di puskesmas 1 orang, jadi sementara 5 orang (meninggal dunia)," ujar Kasat Lantas Polres TTS, Iptu Stef Bessie Kualin, saat dikonfirmasi, Jumat (5/11/2021).

Dump truk mengangkut 36 orang warga dari Desa Oemofa, Kecamatan Amabi Oefeto Timur Kabupaten Kupang hendak ke Ofu, Kecamatan Kolbano, Kabupaten TTS.

Puluhan warga ini hendak mengikuti acara adat peminangan di kabupaten tetangga. Secara keseluruhan ada 5 orang meninggal dunia, 16 orang luka-luka dan 15 orang lainnya selamat.

FOLLOW US