• Nusa Tenggara Timur

Toga dan Tomas Manggarai kepada Wapres Gibran: Kehadiran Negara Menguatkan Korban Gempa

Wilibrodus Jatam | Sabtu, 22/08/2026 12:45 WIB
Toga dan Tomas Manggarai kepada Wapres Gibran: Kehadiran Negara Menguatkan Korban Gempa Wapres Gibran Rakabuming Raka didampingi Bupati Manggarai Hery Nabit saat mengunjungi masyarakat terdampak gempa di Manggarai.

KATANTT.COM---Kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke lokasi terdampak gempa di Kabupaten Manggarai disambut dengan hangat serta menuai apresiasi mendalam dari masyarakat bumi Congka Sae.

Kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu dinilai bukan sekadar kunjungan kerja di tengah situasi tanggap darurat, tetapi menjadi pesan kuat bahwa masyarakat Manggarai yang sedang menghadapi dampak bencana tidak berjalan sendiri.

Direktur Caritas Keuskupan Ruteng, Romo Beben Gaguk, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat, termasuk kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke wilayah terdampak gempa.

Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat di tengah masyarakat memiliki arti penting karena mampu memberikan penguatan moral kepada korban dan masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.

"Terima kasih atas kehadiran pemerintah pusat. Kehadiran mereka menguatkan kita, terutama masyarakat yang sedang menghadapi bencana.,"

Namun, Romo Beben berharap seluruh kunjungan dan dukungan pemerintah pusat dapat dikelola secara efektif sehingga tidak justru menambah beban pemerintah daerah yang sedang bekerja menangani masyarakat terdampak.

Ia menilai pemerintah daerah perlu tetap memiliki ruang dan waktu yang cukup untuk fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat di lapangan.

Selain itu, ia meminta agar penanganan bencana dilakukan secara terencana, transparan, dan berkesinambungan. Sebab, penanganan gempa tidak berhenti pada masa tanggap darurat, tetapi akan berlangsung melalui tahapan pemulihan hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga dinilai memberikan harapan baru bagi masyarakat yang rumahnya rusak bahkan ambruk akibat gempa.

Romo Beben mengatakan, kehadiran langsung Wakil Presiden di tengah masyarakat memberikan keyakinan bahwa pemerintah hadir dan memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan serta kesejahteraan warga yang terdampak bencana.

Ia mengingatkan masyarakat agar tetap bersabar karena penanganan bencana memiliki tahapan yang harus dijalankan secara sistematis.

"Sekarang kita berada pada tahap tanggap darurat. Setelah itu pemulihan, pembangunan hunian sementara, kemudian rehabilitasi dan rekonstruksi, hingga akhirnya pemulihan ekonomi," jelasnya.

Menurut dia, masyarakat perlu memahami tahapan tersebut agar kebutuhan korban dapat ditangani berdasarkan skala prioritas dan kemampuan pemerintah.

Di sisi lain, Romo Beben menilai perlu dilakukan kajian yang kuat mengenai besaran bantuan untuk pembangunan kembali rumah warga. Ia mempertanyakan apakah bantuan yang diberikan nantinya benar-benar mencukupi untuk membangun rumah yang layak dan aman di wilayah Flores.

“Perlu studi khusus dan kuat. Kita harus memastikan bantuan untuk pembangunan rumah benar-benar cukup dan sesuai dengan kondisi konstruksi di Flores,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan tokoh masyarakat Manggarai, Kristo Mboi, mantan anggota DPRD Manggarai periode 2009–2014.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang di tengah kesibukannya sebagai Wakil Kepala Negara tetap menyempatkan diri datang dan melihat langsung kondisi masyarakat Flores, khususnya warga terdampak gempa di Kabupaten Manggarai.

Atas nama masyarakat Manggarai, Kristo Mboi secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Wakil Presiden atas kepedulian tersebut.

"Atas nama masyarakat Manggarai, kami menyampaikan terima kasih banyak kepada Bapak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka atas kepedulian dan kunjungannya kepada masyarakat terdampak gempa,"

Kristo juga mengapresiasi perhatian pemerintah sejak hari pertama gempa terjadi. Menurutnya, sejumlah pejabat negara, menteri, pimpinan BNPB hingga Wakil Presiden telah menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani bencana di Manggarai.

Ia berharap seluruh bantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar terdampak.

"Harapan kami, segala bentuk bantuan pemerintah pusat dan pemerintah daerah disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat Manggarai yang terdampak gempa," tegasnya.

Kristo Mboi menegaskan, dampak gempa tidak hanya terlihat dari rumah warga yang rusak atau hancur. Sebagian masyarakat juga mengalami dampak fisik akibat bencana tersebut.

Karena itu, ia berharap warga yang mengalami luka maupun gangguan kesehatan akibat gempa mendapatkan perhatian dan pelayanan yang layak.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap kuat, sabar, dan menjaga kondisi kesehatan selama masa tanggap darurat.

Kepada pemerintah daerah, Kristo menyampaikan pesan agar tetap kuat dan sabar menjalankan tugas pelayanan di tengah tekanan akibat bencana.

"Ini peristiwa kemanusiaan. Pemerintah daerah juga terdampak, tetapi kami berharap tetap kuat, sabar dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat Manggarai," katanya.

Kehadiran Wapres Jadi Penguat di Tengah Krisis

Apresiasi dari tokoh agama dan tokoh masyarakat tersebut memperlihatkan bahwa kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memiliki arti penting bagi masyarakat Manggarai.

Di tengah rumah-rumah yang rusak, keluarga yang kehilangan tempat tinggal, korban yang membutuhkan pelayanan kesehatan serta masyarakat yang mulai menghadapi tekanan ekonomi, kehadiran pemerintah menjadi simbol bahwa negara tidak meninggalkan warganya.

Bagi masyarakat terdampak, perhatian pemerintah pusat bukan hanya soal bantuan material. Kehadiran langsung pejabat negara di tengah korban juga menjadi penguat psikologis bahwa persoalan mereka dilihat, didengar dan menjadi bagian dari tanggung jawab negara.

Karena itu, ucapan terima kasih kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak hanya disampaikan sebagai bentuk penghargaan atas kunjungan, tetapi sekaligus menjadi harapan agar perhatian tersebut terus berlanjut hingga seluruh tahapan penanganan bencana selesai.

Masyarakat Manggarai berharap kehadiran negara hari ini menjadi awal dari penanganan yang konsisten, mulai tanggap darurat, pemulihan, rehabilitasi dan rekonstruksi, hingga pemulihan ekonomi masyarakat terdampak gempa.

FOLLOW US