• Nusa Tenggara Timur

Tembok Selokan Ruas Ruteng-Golo Cala Ambruk, Warga Soroti Kualitas Proyek

Wilibrodus Jatam | Selasa, 26/05/2026 08:03 WIB
Tembok Selokan Ruas Ruteng-Golo Cala Ambruk, Warga Soroti Kualitas Proyek Kondisi tembok selokan di ruas jalan Ruteng–Golo Cala yang ambruk dan jebol.

KATANTT.COM---Proyek peningkatan infrastruktur jalan di Kabupaten Manggarai kembali menuai sorotan tajam setelah tembok penahan selokan pada ruas jalan yang baru selesai dikerjakan mengalami jebol dan ambruk. 

Infrastruktur pendukung tersebut merupakan bagian dari paket proyek jalan yang masuk dalam kategori Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak mencapai Rp7.449.987.400.

Kerusakan pada tembok selokan itu memicu polemik terkait kualitas pengerjaan proyek di lapangan. 

Berdasarkan pantauan, kerusakan struktural yang cukup parah menyebabkan saluran pembuangan air tersumbat total sehingga aliran air meluap dan menggenangi badan jalan hotmix yang baru selesai dihampar.

Kondisi tersebut dinilai dapat mengancam keawetan lapisan aspal baru apabila tidak segera ditangani.

Seorang warga setempat, Paulus Jontar, menilai kerusakan tersebut bukan disebabkan oleh faktor teknis alamiah, melainkan akibat buruknya kualitas konstruksi bangunan. 

Ia juga membantah anggapan bahwa kerusakan dipicu oleh tanah longsor.

“Tembok ini jebol bukan karena tanah longsor. Ini karena air deras akibat curah hujan tinggi. Paling tidak kalau kualitasnya bagus, yang rusak itu lantainya, bukan sampai jebol begini. Ini terjadi karena memang temboknya sangat tipis dan tidak sesuai spesifikasi,” tegas Paulus

Proyek infrastruktur tersebut diketahui merupakan bagian dari paket peningkatan jalan menggunakan lapisan Hot Rolled Sheet (HRS) atau hotmix untuk ruas jalan dalam Kota Ruteng, khususnya pada Ruas Jalan Ruteng–Golo Cala.

Pelaksana proyek bernilai lebih dari Rp7,4 miliar itu adalah PT Flores Konstruksindo Utama

Selain pekerjaan penghamparan aspal Hot Rolled Sheet (HRS/Hotmix), paket proyek tersebut juga mencakup sejumlah pekerjaan pendukung lainnya, seperti pemasangan mortar, pembangunan deker atau gorong-gorong, saluran drainase, serta pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT).

Menanggapi kondisi tembok selokan yang ambruk di ruas jalan Ruteng–Iteng tersebut, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Manggarai, Citra Ayu, memberikan klarifikasi resmi melalui pesan WhatsApp pada Jumat (22/5).

Menurutnya, proyek tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan sehingga seluruh proses perbaikan menjadi tanggung jawab pihak penyedia jasa.

“Saya sudah dapat laporan dari direksi dan saya sudah bersurat ke penyedia untuk perbaikannya,” jelas Citra Ayu.

Saat dimintai tanggapan mengenai kritik warga terkait kualitas fisik bangunan, Citra Ayu membantah tudingan bahwa pekerjaan tidak sesuai spesifikasi. 

Dia menegaskan bahwa kerusakan terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

“Itu memang karena curah hujan yang tinggi beberapa hari kemarin,” ujarnya.

Citra Ayu juga memastikan bahwa pada saat proses Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima sementara pekerjaan dilakukan, seluruh item pekerjaan fisik telah dinyatakan memenuhi standar spesifikasi yang ditentukan.

“Iya, sesuai spesifikasi saat PHO,” katanya singkat.

Mengingat dampak kerusakan selokan kini menyebabkan air meluap ke badan jalan hotmix yang baru selesai dikerjakan, Dinas PU Kabupaten Manggarai memastikan proses perbaikan akan segera dilakukan setelah kondisi cuaca memungkinkan.

“Iya, tunggu cuaca baik mereka kerja,” tutup Citra Ayu.

FOLLOW US