Bupati Manggarai Herybertus Nabit membuka pembekalan 631 CPNS, Jumat (29/5/2026).
KATANTT.COM---Bupati Manggarai, menegaskan pentingnya integritas, disiplin, dan pola hidup sederhana bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) saat membuka kegiatan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT) bagi 631 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai di Aula Benedict Hall Cewonikit (BHC) Paroki St. Vitalis Cewonikit, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter, peningkatan kompetensi dasar ASN, sekaligus salah satu syarat kelulusan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Tahun 2026.
Dalam arahannya, Bupati Herybertus Nabit menekankan bahwa status ASN bukan sekadar profesi, melainkan panggilan pengabdian untuk melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
“Selamat datang di belantara birokrasi. Saudara-saudara memiliki tanggung jawab khusus dan peran penting dalam melayani masyarakat. Menjadi ASN berarti siap bekerja dengan disiplin, loyalitas, dan semangat melayani,” ujar Bupati Hery.
Ia mengingatkan para CPNS agar tidak terjebak dalam gaya hidup konsumtif yang tidak sebanding dengan penghasilan ASN. Menurutnya, kesederhanaan merupakan prinsip penting yang harus dijaga sejak awal memasuki dunia birokrasi.
“Mungkin gaji kita tidak sebesar orang-orang di luar sana. Karena itu saya selalu mengingatkan, gaji ASN itu untuk membiayai hidup, bukan membiayai gaya hidup. Hiduplah secara bijak dan sederhana,” tegasnya.
Selain soal integritas dan kesederhanaan, Bupati Manggarai juga menyoroti pentingnya profesionalisme ASN, termasuk dalam penggunaan media sosial. Dia meminta para CPNS menjaga etika dan tidak membawa persoalan pribadi ke lingkungan kerja.
“Hati-hati merespons postingan di media sosial. Jangan membawa persoalan pribadi ke tempat kerja. Ketika masuk kantor, fokuslah pada pekerjaan dan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Herybertus Nabit turut memaparkan arah pembangunan Kabupaten Manggarai beserta sejumlah indikator makro daerah yang menunjukkan tren positif. Salah satunya pertumbuhan ekonomi Manggarai yang meningkat dari 5,1 persen pada tahun sebelumnya menjadi 5,8 persen tahun ini.
Menurutnya, capaian tersebut harus terus dijaga melalui kerja kolaboratif seluruh perangkat daerah, termasuk ASN baru yang nantinya menjadi bagian penting dalam roda pembangunan daerah.
“Visi Manggarai yang mandiri, maju, unggul, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045 harus menjadi visi bersama. ASN harus menjadi motor penggerak perubahan dan pelayanan yang berkualitas,” katanya.
Bupati juga menekankan pentingnya internalisasi nilai budaya lokal Paka Bolek Loke, Beca Tara sebagai semangat kebersamaan, tanggung jawab moral, dan fondasi etika dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Kegiatan PKTBT Tahun 2026 ini menjadi pelaksanaan perdana di Kabupaten Manggarai dan diikuti oleh 631 CPNS yang terdiri atas 156 peserta Golongan II dan 475 peserta Golongan III.
Pelatihan dilaksanakan secara bertahap melalui dua lokus utama, yakni tingkat provinsi di Kupang untuk penguatan perilaku dan core values ASN, serta tingkat kabupaten yang berfokus pada penguatan kompetensi teknis bidang tugas melalui pendampingan mentor atau atasan langsung.
Khusus pada pembekalan hari pertama, peserta menerima lima materi dasar pemerintahan yang meliputi Rencana Pembangunan Daerah (RPJMD), Struktur Organisasi dan Tata Naskah Dinas, Dasar-Dasar Kearsipan, Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), serta Disiplin PNS.
Usai mengikuti materi, seluruh peserta langsung mengikuti post-test berbasis digital menggunakan telepon genggam masing-masing dengan sistem soal acak guna menjamin transparansi dan objektivitas penilaian.