• Nusa Tenggara Timur

Kementerian Tetapkan Dua Guru Besar dan Empat Lektor Kepala Unika Ruteng

Wilibrodus Jatam | Selasa, 03/02/2026 17:01 WIB
Kementerian Tetapkan Dua Guru Besar dan Empat Lektor Kepala Unika Ruteng Kampus Unversitas Katolik Indonesia (UNIKA) Santu Paulus Ruteng

KATANTT.COM----Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia menetapkan kenaikan jabatan akademik bagi sejumlah dosen Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng. Keputusan tersebut menjadi bentuk pengakuan negara atas konsistensi kinerja tridarma perguruan tinggi yang terus berkembang di kampus tersebut.

Penetapan itu tertuang dalam beberapa Keputusan Menteri yang berlaku efektif mulai 1 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Melalui kebijakan ini, Unika Santu Paulus Ruteng dinilai semakin memperkuat kualitas sumber daya manusia akademik sekaligus meningkatkan daya saing institusi di tingkat nasional.

Rektor dan Dua Dosen Raih Lektor Kepala

Salah satu penerima kenaikan jabatan adalah Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic. Theol. Ia ditetapkan sebagai Lektor Kepala dalam bidang Pendidikan Agama Katolik/Pendidikan Katekese Paroki terhitung sejak 1 Desember 2025.

Kenaikan serupa juga diterima oleh dua dosen lainnya. Dr. Kristianus Viktor Pantaleon, M.Pd.Si. memperoleh jabatan Lektor Kepala dalam rumpun keilmuan Pendidikan Matematika/Kalkulus Integral/Kalkulus Lanjut, efektif pada 1 Desember 2025. Sementara itu, Fransiskus Nendi, M.Pd. ditetapkan sebagai Lektor Kepala di bidang Ilmu Pendidikan/Evaluasi Pembelajaran/Persamaan Diferensial terhitung mulai 1 Januari 2026.

Dua Guru Besar Baru

Selain kenaikan jabatan Lektor Kepala, Unika Santu Paulus Ruteng juga mencatat prestasi akademik tertinggi melalui pengangkatan dua Guru Besar. Dr. Maksimus Regus, S.Fil., M.Si. ditetapkan sebagai Profesor dalam bidang Sosiologi Agama/Multikulturalisme sejak 1 Januari 2026.

Capaian serupa diraih oleh Dr. Sabina Ndiung, M.Pd. yang resmi menyandang jabatan Profesor/Guru Besar dalam bidang Pembelajaran Matematika Pendidikan Dasar/Asesmen Pembelajaran Matematika, juga terhitung mulai 1 Januari 2026.

Komitmen Memperkuat Tridarma

Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penetapan dua Guru Besar dan empat Lektor Kepala merupakan hasil dari ketekunan akademik dan integritas ilmiah para dosen.

"Capaian ini lahir dari komitmen panjang dalam mengembangkan tridarma perguruan tinggi. Kehadiran Profesor dan Lektor Kepala akan memperkuat struktur akademik sekaligus menjadi motor penggerak budaya riset dan kolaborasi lintas disiplin," ujarnya.

Refleksi Para Penerima Jabatan

Guru Besar baru, Dr. Sabina Ndiung, mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut merupakan buah dari proses panjang hampir 22 tahun. "Ini bukan prestasi pribadi, melainkan hasil dukungan banyak pihak, pimpinan, kolega, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan keluarga," tuturnya.

Hal senada disampaikan Dr. Kristianus Viktor Pantaleon. Ia menilai jabatan Lektor Kepala membawa tanggung jawab lebih besar untuk terus berkontribusi bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi.

"Saya melihat ini sebagai dorongan untuk terus berkarya dalam tridarma dan memberikan dampak nyata bagi kampus," katanya.

Sementara itu, Fransiskus Nendi menegaskan bahwa jabatan akademik harus dimaknai sebagai amanah. "Lektor Kepala bukan sekadar gelar, tetapi tanggung jawab untuk menginspirasi dan memajukan ilmu pengetahuan," pungkasnya. 

Menuju Budaya Akademik Unggul

Dengan bertambahnya jumlah Guru Besar dan Lektor Kepala, Unika Santu Paulus Ruteng semakin memantapkan diri sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen membangun budaya akademik unggul, riset berkualitas, serta pendidikan berkarakter.

Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan mutu pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat demi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.

 

FOLLOW US