• Nasional

Menkeu Akan Panggil Dirut BRI Jelaskan Bunga Dana Kompensasi Montara Rp 2 Triliun

Reli Hendrikus | Jum'at, 10/07/2026 18:53 WIB
 Menkeu Akan Panggil Dirut BRI Jelaskan Bunga Dana Kompensasi Montara Rp 2 Triliun Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudi Sadewa menerima kunjungan Ketua YPTB Ferdi Tanoni di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2026).

KATANTT.COM--Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudi Sadewa minta Direktur Utama Bank BRI untuk memberikan penjelasan terkait bunga dana kompensasi Montara sekitar Rp 2 triliun yang sempat mengendap selama dua tahun lebih di rekening salah satu bank Himbara ini.

"Panggil saja, Dirut (BRI) untuk menjelaskan mekanisme penyaluran dana kompensasi Montara dan bunga-nya sekalian," tegas Purbaya Yudi Sadewa saat bertemu Ketua Yayasan Peduli Timor Barat, Ferdi Tanoni di ruang kerjanya di di Kantor Pusat Kementerian Keuangan Republik Indonesia berlokasi di Jalan Dr. Wahidin Raya Nomor 1, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Purbaya Yudi Sadewa yang pernah menjabat Ketua Task Force Montara ini meminta secepatnya agar dijadwalkan pertemuan bersama pihak BRI guna menjelaskan penyaluran dana Montara tersebut.

Permintaan Menkeu Purbaya Yudi Sadewa ini merespon laporan Ketua YPTB, Ferdi Tanoni yang menemukan penyimpangan dan tidak adanya transparansi dalam penyaluran dana Montara tersebut.

Ketua YPTB, Ferdi Tanoni sendiri adalah perwakilan resmi dan otoritas khusus Pemerintah Republik Indonesia dalam menyelesaikan tumpahan Minyak Montara 2009, terkait kerugian sosial-ekonomi yang diderita masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Pemegang mandat Hak Ulayat Masyarakat Adat Timor-Rote-Sabu-Alor di Laut Timor termasuk di Gugusan Pulau Pasir ini menyebut tidak pernah dilibatkan dalam penyaluran dana kompensasi Montara.

Selain pihak BRI, Ferdi Tanoni meminta supaya Greg Phelps dan Maurice Blackburn diikut dihadirkan karena banyak penerima yang sebenarnya tidak berhak sebagai petani rumput laut namun ikut menerima dana kompensasi tersebut.

FOLLOW US