KATANTT.COM---Pasangan calon perseorangan Hironimus Mau Luma dan Theodorus Frederikus Seran Tefa dengan tagline paket Roman yang akan ikut bertarung dalam perhelatan Pilkada Belu 2024 melalui jalur independen kini terus melaju.
Pasangan calon perseorangan paket Roman dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti verifikasi faktual (verfak) tahap ke dua yang akan berlangsung pada 31 Juli hingga 10 Agustus 2024 mendatang dalam rapat pleno rekapitulasi hasil verifikasi administrasi (vermin) perbaikan kedua terhadap dokumen syarat dukungan perbaikan kedua.
Rapat pleno dipimpin Ketua Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Belu, Yohanes Seven Ata Palla didampingi anggota Komisioner dan sekretaris KPU berlangsung di Kantor KPU Belu perbatasan RI-RDTL, Sabtu (29/7/2024) sore.
Turut hadir anggota Bawaslu Belu serta pasangan bakal calon perseorangan Hironimus Mau Luma dan Theodorus Frederikus Seran Tefa berserta tim kerja Paket Roman.
Dalam arahannya, Ketua KPU Belu, Yohanes Ata Palla mengatakan pada tahapan perbaikan kedua dokumen bagi pasangan bakal calon perseorangan Hironimus Mau Luma dan Theodorus Frederikus Seran Tefa telah menyerahkan sebanyak 2.271 dokumen syarat dukungan.
Jumlah tersebut jelas dia, telah melebihi dari kekurangan 1.126 dukungan yang belum terpenuhi pada hasil verfak ke satu dimana syarat dukungan yang ditentukan untuk memenuhi syarat minimal bagi pasangan calon perseorangan yakni sebanyak 16.131 dukungan.
"Dari dokumen syarat dukungan yang kami (KPU) terima sebanyak 2.271 dukungan dalam proses vermin yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) sebanyak 2061 sedangan 210 dukungan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS)," kata dia.
"Jadi jumlah 2061 MS itu lebih banyak dari kekurangan dukungan 1.126, sehingga Paket Roman dinyatakan memenuhi syarat untuk melangkah ke tahap verfak kedua dan sesuai jadwal verfak akan dilaksanakan pada 31 Juli hingga 10 Agustus 2024 nanti," tambah Ata Palla.
Menanggapi hasil vermin KPU, bakal calon Bupati, Hironimus Mau Luma mengapresiasi pihak KPU yang secara maksimal telah bekerja dengan sungguh-sungguh sehingga dapat menyampaikan hasil vermin kedua dengan baik.
Dia menghimbau agar masyarakat yang telah memberikan dukungan agar tetap berkomitmen pada dukungan yang telah diberikan pada Paket Roman, dukungan itu dapat dipertahankan pada saat petugas KPU ketika melakukan verfak terhadap para pendukung dan tetap pada komitmen mendukung Paket Roman.
"Kami berharap masyarakat yang sudah memberikan dukungan, pada saat verfak nanti untuk tetap pertahankan dan nyatakan dukungan pada Paket Roman. Jika ada pihak tertentu yang ingin menghalangi dukungan itu segera laporkan ke kami, karena itu kategori pelanggaran hak politik setiap warga negara Indonesia," tandas Roni dalam keterangan pers yang diterima media.
Senada, bakal calon wakil Bupati Theodorua Frederikus Seran Tefa, mengungkapkan syarat dukungan yang diserahkan terdapat 210 dukungan yang tidak memenuhi syarat. Itu artinya Paket Roman mengalami kekurangan dukungan sebanyak 210 dukungan dari total dukungan 2.271 yang diserahkan ke KPU untuk perbaikan tahap kedua.
"Tapi bagi kami, itu merupakan bagian dari proses dan tugas yang dilakukan oleh pihak KPU. Dan kami menerima hasil itu. Pada prinsipnya kami siap untuk mendukung seluruh kegiatan KPU pada verfak kedua yang akan dilaksanakan pada tanggal 31 Juli hingga 10 Agustus 2024," ujar Theo.