• Nusa Tenggara Timur

Satu Lagi Warga Sumba Timur Korban Terseret Banjir Ditemukan tak Bernyawa

Imanuel Lodja | Rabu, 05/10/2022 08:15 WIB
Satu Lagi Warga Sumba Timur Korban Terseret Banjir Ditemukan tak Bernyawa Anggota Poltres Sumba Timur melakukan olah tempat kejadian perkara sekaligus mengevakuasi jenasah kakek Hingu Meha yang tewas terseret banjir, Senin (3/10/2022) malam.

KATANTT.COM--Satu lagi warga Kabupaten Sumba Timur Pulau Sumba Nusa Tenggara Timur, ditemukan meningggal dunia karena tenggelam di Sungai Kamalapau, RT 04/RW 02, Dusun Wangga Bewa, Desa Matawai Katingga, Kecamatan Kahunga Eti, Kabupaten Sumba Timur.

Korban teridentifikasi Dai Duka (65), petani asal Kamalapau, RT 006/RW 002, Desa Laimbonga, Kecamatan Kahaungu Eti, Kabupaten Sumba Timur. Korban ditemukan pada Selasa (4/102022) malam sekitar pukul 21.00 wita.

Diperoleh informasi kalau sebelumnya pada Selasa pagi sekira pukul 09.00 wita, korban dari rumah Kambaru Windi Tarap (82) di Kampung Lapinu, Desa Matawai Katingga, Kabupaten Sumba Timur. Saat itu korban hendak ke kebunnya di seberang sungai Kamalapau.

Hingga pukul 17.00 wita, korban belum pulang. Kambaru Windo Tarap pun gelisah karena korban belum pulang. Kambaru pun memanggil nama korban dari seberang sungai namun tidak ada jawaban. Saat itu baru habis hujan dan air sungai meluap sehingga Kambaru pun menunggu beberapa saat hingga air sungai surut.

Begitu air sungai surut, Kambaru pun ke kebun dan rumah korban namun korban tidak ditemukan. Kemudian, Kambaru kembali ke rumahnya untuk mengecek korban, namun korban juga tidak ada. Kambaru kemudian mencari korban ke rumah anak korban di kampung Lawingir, Desa Matawai Katingga, Kabupaten Sumba Timur, tetapi korban juga tidak ada.

Kambaru kemudian memberitahu Ndilu Ndaku Larak (59) dan beberapa warga bahwa korban belum pulang ke rumah.
Karena hari sudah malam, lalu Ndilu Ndaku Larak dan Kambaru bersama warga pergi mencari korban ke sekitar kebun dan pinggir sungai.

Sekira pukul 21:00 wita, korban ditemukan oleh warga sudah mengapung di dalam sungai tersangkut ranting kayu dengan posisi telungkup. Saat dievakuasi ke pinggir sungai oleh warga, korban diketahui sudah meninggal dunia.

Seteleh itu jenazah korban dibawa oleh warga ke rumah anaknya di Kampung Lawingir, Desa Matawai Katingga.
Ndilu Ndaku Larak menghubungi Polsek Kahaungu Eti guna melaporkan kejadian tersebut.

Petugas jaga Polsek Kahaungu Eti langsung menghubungi petugas medis dari Puskesmas Kataka dan bersama-sama mendatangi lokasi kejadian dan rumah korban.

Hasil pemeriksaan luar dari dokter Puskemas Kataka, tidak ditemukan tanda-tanda/bekas kekerasan pada tubuh korban. Korban dipastikan murni meninggal karena tenggelam.

Korban meninggal karena1 kekurangan oksigen dan diperkirakan sudah meninggal sekitar kurang lebih 6 jam sebelum dilakukan pemeriksaan medis. Pada lubang hidung korban ditemukan banyak lumpur.

Atas kejadian tersebut keluarga sudah ikhlas menerima sebagai suatu musibah serta menolak mayat korban untuk diotopsi.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Fajar WS, SIK yang dikonfirmasi Rabu (5/10/2022) mengakui kalau jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga.

Polisi sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan dipastikan korban meninggal karena tenggelam di sungai.
Diduga saat itu korban hendak menyeberangi sungai yang sedang meluap pasca hujan.

FOLLOW US