• Nusa Tenggara Timur

Muat Belasan Penumpang, Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Pantai Wini TTU

Imanuel Lodja | Senin, 22/11/2021 14:03 WIB
Muat Belasan Penumpang, Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Pantai Wini TTU Belasan penumpang kapal ikan yang berasil selamatd ari insiden.

katantt.com--Sebuah kapal penangkap ikan tenggelam di Pantai Wini, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT tenggelam, Minggu (21/11/2021) petang.

Kapal ikan jenis perahu bodi batang ini digunakan memuat 19 orang penumpang untuk mengelilingi laut Pantai Wini, Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, TTU. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Perahu milik Brampi Neo (39), warga Desa Humusu Wini ini memuat beberapa orang dengan juragan Gerfasius Elu (32).

Gerfasius Elu (juragan perahu) menjelaskan kalau pada pukul 12.00 wita, keluarga istri nya datang dari Kecamatan Noemuti dan ke Wini pantai Kolnai untuk merayakan acara ulang tahun adik ipar jurangan di pantai Kolnai.
Perayaan ulang tahun dirayakan dengan makan bersama.

Sekitar pukul 14.00 wita, Patrick dan Ina Bai datang meminta untuk menaiki/menumpang perahu untuk berkeliling di laut bersama 4 orang dari keluarga yang berasal dari Kecamatan Noemuti.

Bersama 4 anak buahnya, Gerfasius pun menyetujui namun ia mengingatkan agar perahu hanya berkeliling di pinggir pesisir pantai saja.

Pada pukul 14.30 wita anak buah perahu masing-masing Armindo Fuin (20), Makarius Kune Elu (18), pelajar SMA, Dominggus Tesra (18), pelajar SMP dan Alfridus Kefi (23), nelayan bersama Patrick, Ina Bai, Monica Bai dan Mus Laka, menaiki perahu tersebut dan memasuki laut untuk berkeliling menuju ke Pantai Wini.

Armindo Fuin mengaku kalau sekitar pukul 09.00 wita, ia bersama juragan perahu pergi mencari ikan di laut.

Sekira pukul 13.00 wita, mereka keluar dari laut untuk melakukan pencarian ikan dan mendapatkan ikan 1 kumbang ikan jenis mabok.

Perahu berlabuh di Pantai Kolnai untuk menjual ikan tersebut. Namun keluarga dari jurangan yang berasal dari Kecamatan Noemuti, Desa Banfanu tiba di Pantai Kolnai dan melaksanakan acara ulang tahun di pantai tersebut dengan mengundang makan bersama.

Sekitar 14.00 wita keluarga dari istri juragan meminta kapal agar digunakan untuk berkeliling di laut Wini dengan ketentuan muatan 4 orang saja.

Sekitar pukul 14.30 wita, para anak buah perahu menaiki perahu tersebut. Alfridus langsung mengemudi kapal tersebut bersama tiga rekannya dan beberapa penumpang lainnya.

Mereka berkeliling menuju ke pantai Wini. Namun sesampai di dekat pantai Wini keempat penumpang tersebut menyuruh Alfridus untuk berhenti ke daratan agar menjemput teman-teman mereka yang berjumlah kurang lebih 15 orang terdiri dari laki-laki, perempuan dan anak-anak agar menaiki perahu tersebut.

Setiba di pantai wini mereka berlabuh di pinggir pantai dan belasan orang lainnya menaiki perahu tersebut.
Mereka pun bergegas untuk mengelilingi laut Wini.

Pada saat perahu berputar balik arah kembali ke pantai Kolnai, perahu langsung terbalik dan tengelam akibat arus gelombang yang keras.

"kira- kira jarak dari daratan ke dalam laut sekitar kurang lebih 500 meter awal mula perahu tengelam dan kami terbawah arus hingga kurang lebih 2 kilo meter dari bibir pantai wini," ujarnya.

Para penumpang antara lain Patrisius P. Leboi (62), Fransiskus Bai (57), Monika Bai (49), Hironimus Kala (26), Aloysius Bai (14), Maria Beata Bai (16).

Noviana Teixeira (19), Maria Goreti Rusae (17), Sarlince N.F. Tfaentem (16), Antonia Bama (17), Kristafonia Noso (12), Maria Y. Silab (13), Polikarpus Bana (16), Harfina U Bai (16), Brayen Moni (6), Maria Regina Bai (21), Hilarius Kosat (16), Yohanita Tanu (18) dan Yohana Gabriela Tanu (14).

Para korban tenggelam langsung mendapatkan bantuan pertolongan dari kepolisian Polsek Insana Utara menggunakan kapal speedboat Bhabinkamtibmas dan kapal nelayan masyarakat wini untuk mengevakuasi para korban tengelam dan kapal tersebut.

Evakuasi dipimpin Kapolsek Insana Utara, Ipda Dominggus Duran, SH. Perahu beserta alat tangkap pukat dan para penumpang yang berada di atas perahu tersebut berhasil dievakuasi ke daratan.

"Mereka dalam keadaan lengkap baik penumpang dan anak buah perahu tersebut," ujar Kapolsek Insana Utara, Ipda Dominggus Duran, SH, Senin (22/11/2021).

Sekitar pukul 18.00 wita, anggota Polsek Aipda Rodolfo Baljanan dan Brigpol Jack Johannes menggunakan kapal speed boat Bhabinkamtibmas melakukan pertolongan dan evakuasi para korban dalam keadaan aman dan baik.

"Perahu tersebut bukanlah perahu untuk dipakai jasa mengangkut para penumpang melainkan kapal untuk digunakan penangkapan ikan pada pagi dan siang hari," urai Dominggus Duran.

Ia menjelaskan ukuran perahu tersebut memiliki panjang kurang lebih 9 meter dan lebar 1,20 centimeter yang dengan kemampuan kapal tersebut tidak dapat mengangkut hingga 24 orang.

Insiden tenggelam nya perahu tersebut tidak memakan korban jiwa karena cepat mendapatkan pertolongan dari kapal pihak kepolisian dan perahu nelayan masyarakat Wini.

Evakuasi dipimpin langsung Kapolsek Insana Utara Ipda Dominggus Duran, SH, bersama 4 orang anggota Aipda Rudolof Baljanan, Bripka Abdul Rasat, Bripka Vinsensius Pili dan Brigpol Jack Johannes, SIP.

Setelah melakukan evakuasi menggunakan speedboat polsek insana utara menghubungi Puskesmas Wini dan membawa para korban guna dilakukan pemeriksaan serta mengamankan kapal di Polsek Insana Utara.

FOLLOW US