Anggota Polsek Kelapa Lima melakukan evakuasi jenasah mahasiswa yang tewas gantung diri dari atas pohon di Kelurahan Lasiana Kecamatan Kelapa Lima.
katantt.com--Warga Kelurahan Lasiana Kota Kupang dibuat geger dengan penemuan jenasah Prudensius Urbanus (22), mahasiswa Politani Negeri Kupang, di atas pohon dengan kondisi tak bernyawa, Selasa (2/3).
Warga RT 030/RW 008 Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang ini bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan selang air yang diikat pada pohon kedondong.
Korban ditemukan di samping rumah milik Siprianus Nabur di Jalan Beringin, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa, Lima Kota Kupang.
Arnoldus Fargun (21) rekan korban yang juga warga jalan Beringin, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima mengaku kalau saat itu ia baru bangun tidur dan langsung masuk ke dapur.
Ia melihat kompor dalam keadaan menyala namun tidak ada orang didalam dapur.
Arnoldus membuka pintu rumah (teras samping) lalu melihat jaket yang digunakan korban tergantung di pohon.
Arnoldus kemudian berjalan mendekat dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di aras pohon dengan posisi membelakangi rumah.
Melihat kejadian tersebut, Arnoldus langsung berteriak meminta tolong kepada Siprianus Nabur yang saat itu sedang duduk di teras rumahnya.
"Saya kaget mendengar teriakan Arnoldus yang mengatakan Enci Sudah kenapa," tandasnya.
Siprianus lalu keluar dari teras rumah dan menuju ke arah samping rumah tempat Arnoldus berteriak.
Saat itu ia melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di pohon menggunakan selang air warna putih bening.
Melihat kejadian tersebut kedua nya bersama warga sekitarnya langsung melakukan upaya pertolongan terhadap korban dengan cara menurunkan, melepaskan ikatan selang air pada leher korban.
Namun melihat korban sudah tidak bernyawa lagi, mereka kemudian membawa korban ke rumah sakit umum SK Lerik Kota Kupang dengan menggunakan mobil pick up warna hitam nomor polisi DH 9317 AJ.
Kapolsek Kelapa Lima Kompol Sepuh Siregar yang dikonfirmasi Selasa (2/3) menyebutkan kalau korban murni gantung diri.
"Korban murni bunuh diri dengan cara gantung diri," ujarnya.
Soal motif nya, polisi masih memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti.
"Kita sudah olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi," tandas mantan Kasat Reskrim Polres Belu, Polda NTT ini