KATANTT.COM---Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Manggarai terus berkomitmen memperkuat fondasi demokrasi di tingkat daerah. Salah satu langkah konkretnya adalah melalui program Konsolidasi Demokrasi, yang kali ini dilaksanakan bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) UNIKA Santu Paulus Ruteng.
KATANTT.COM---Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai terus menggalakkan pendidikan politik bagi generasi muda melalui program "KPU Mengajar". Kegiatan ini digelar di SMP Negeri 9 Ruteng, Senin (3/11/2025), dan diikuti antusias oleh para siswa.
KATANTT.COM---Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Manggarai, Fortunatus Hamsah Manah (Alfan), menegaskan bahwa penguatan kelembagaan bukan sekadar agenda rutin kelembagaan, tetapi langkah moral dan strategis untuk meneguhkan integritas, memperkuat demokrasi, dan merawat kepercayaan publik.
Festival Media (Fesmed) 2025 resmi dibuka di Gedung E Benteng Ujung Pandang, Makassar, Jumat (12/9/2025). Perhelatan tahunan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia ini menghadirkan ratusan jurnalis, akademisi, aktivis, hingga komunitas sipil dari berbagai daerah.
Terjadi pembubaran diskusi di Hotel Grand Kemang oleh sekelompok orang pada Sabtu (28/9/2024). Sejumlah orang tak dikenal membubarkan paksa diskusi `Silaturahmi Kebangsaan Diaspora bersama Tokoh dan Aktivis Nasional” yang digelar di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan. Mereka membubarkan secara paksa kegiatan diskusi tersebut dengan mengacak-acak ruangan diskusi.
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kupang tegak lurus dengan AJI Indonesia terkait Darurat Demokrasi pada Pemilu 2024 yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Karena itu AJI Kupang mendukung penuh AJI Indonesia dan 40 AJI Kota lainnya yang meminta Presiden Joko Widodo berhenti merusak demokrasi dan melindungi kebebasan pers sepenuhnya.
Perjuangan keadilan demokrasi yang dilakukan simpatisan Jeriko belum berakhir. Sejumlah aktivis tetap gigih menentang praktek buruk demokrasi yang dilakukan Partai Demokrat terhadap proses Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat. Di mana dalam proses Musda yang berlangsung tahun 2021 lalu, Jefri Riwu Kore yang notabene peraih suara mayoritas di zolimi dan tidak ditunjuk oleh DPP untuk memimpin Partai Demokrat di NTT.