KPU Sumba Barat menggelar rapat pleno penetapan hasil Pilkada di kantor KPU Kabupaten Sumba Barat, Selasa (15/12)
katantt.com--Selisih suara pemenang Pilkada Sumba Barat sangat tipis namun semua tahapan berhasil dilalui dalam suasana penuh demokrasi, tertib, aman dan damai.
Keberhasilan ini mendapat apresasi dari Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif yang minta 8 kabupaten lain yang juga menyelenggarakan pilkada serentak agar mencontohi Kabupaten Sumba Barat.
"Pleno berlangsung aman dan kondusif. Hasilnya sangat tipis dan hal tersebut bisa menjadi contoh untuk daerah lain yang perolehan suaranya tipis tetapi proses penetapan tetap aman," tandas Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif, Selasa (15/12).
Ia memuji proses demokrasi di Kabupaten Sumba Barat yang berlangsung secara demokratis, tertib, aman dan kondusif.
Jenderal polisi bintang dua ini berharap apabila ada paslon yang merasa tidak puas dengan hasil pilkada serentak ini bisa menempuh langkah hukum.
KPU Sumba Barat sudah menuntaskan rapat pleno penghitungan suara hasil Pilkada Kabupaten Sumba Barat 9 Desember lalu di kantor KPU Sumba Barat, Selasa (15/12).
Rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara dipimpin Ketua KPU Sumba Barat, Sri Demu Alemina Br. Bangun didampingi Komisioner, Alexander Talo Popo, Ni Wayan Parawita Aryani, Yohanes Namu, Teguh Rahardjo dan diawasi Ketua Bawaslu Sumba Barat Yustin Rambu Karadji bersama komisioner lainnya, Oktavianus Malo dan Papi Ndujurumana.
Hadir pula saksi pasangan calon yaitu Paket Jhon-Jhon, Robert Gana,, Rudolf Godlief Dimu dan Keytanus Misi.
Saksi Paket Toni-Agus adalah Kristoforus Koro Leba dan Melkzedek TJ Ara, saksi Paket Niga-Oris yaitu Agustinus Molu Molana, Muhamad Ali Jatim dan Boby Woleka serta saksi Paket Animo yakni Sophia Marlinda Djami dan Irawan.
Dalam pleno tersebut disebutkan ada 267 TPS di 74 desa dengan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 82.649.
Total suara sah 65.313, suara tidak sah 646 suara sehingga suara sah dan tidak sah sebanyak 65.959 suara.
Paket Jhon-Jhon meraih 19.534 suara, Paket Toni-Agus mengoleksi 8.374 suara, Paket Niga-Oris memperoleh 19.473 suara dan Paket Animo mendapatkan 17.932 suara.
Terdapat selisih suara yang sangat tipis antara pasangan Jhon-Jhon dan pasangan Niga-Oris sebanyak 61 suara.
Hasil ini tertuang dalam keputusan KPU nomor: 247/PL.02.6-Kpt/5312/KPU- Kab/XII/2020, tanggal 15 Desember 2020 tentang penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara dan hasil pemilihan bupati dan wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat tahun 2020.
Rapat pleno yang berakhir pukul 17.00 wita ini berjalan lancar dengan situasi kondusif dan dilakukan pengamanan terbuka dan tertutup oleh gabungan personil Polres Sumba Barat dan Brimob Nusantara dipimpin Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto didampingi Pamatwil yang juga Kabid TIK Polda NTT, Kombespol Wahyu Priahatmaka dan Kasubag Renmin Binops Roops Polda NTT, Kompol Yohanes Nisa Pewali .
Pengamanan juga dilakukan Para PJU Polres Sumba Barat bersama para Danki Brimob Nusantara dan Brimob Kompi 4 Batalion A Pelopor Sumba Barat Daya dengan melibatkan gabungan Polres Sumba Barat 90 Personil, BKO Brimob Nusantara 100 Personil serta BKO Brimob Kompi 4 Batalion A Pelopor Sumba Barat Daya 30 Personil dan Kodim 1613 Sumba Barat sebanyak 15 Personil.