Kasus Pembacokan di Waingapu-Sumba Timur Akibatkan Korban Jiwa

Imanuel Lodja | Selasa, 02/12/2025 08:15 WIB

Satu orang warga Kabupaten Sumba Timur, meninggal dunia karena ditikam dengan pisau. Sementara satu warga lainnya mengalami luka serius serta kritis sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. ilustrasi_restorative-justice

KATANTT.COM--Satu orang warga Kabupaten Sumba Timur, meninggal dunia karena ditikam dengan pisau. Sementara satu warga lainnya mengalami luka serius serta kritis sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Keduanya ditikam oleh LM (56), warga Desa Billa Kecamatan Tabundung pada Sabtu, 29 November 2025 lalu. LM diketahui saat itu mabuk usai mengkonsumsi minuman keras. Peristiwa ini terjadi di depan bengkel milik Christian di Desa Karita, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur.

Insiden tersebut menyebabkan satu orang tewas di lokasi kejadian dan satu orang lainnya mengalami luka serius hingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Waingapu. BMD (27), warga Desa Kukitalu meninggal karena mengalami luka parah.

Sementara korban SDN (35) warga Desa Karita mengalami luka tikam pada bagian perut kiri. Sejumlah saksi mengaku kalau pelaku turun dari truk tumpangannya dalam kondisi mabuk, kemudian berjalan sambil berteriak menuju bengkel milik Christian.

Baca juga :

Setibanya di depan bengkel, pelaku berteriak kepada pemilik bengkel dan orang-orang di sekitar lokasi. Pemilik bengkel, Christian, sempat mempersilakan pelaku duduk di kursi yang tersedia sebelum dirinya menuju rumah di belakang bengkel untuk mengambil tempat sirih pinang.

Namun saat Christian beranjak, pelaku secara tiba-tiba mencabut pisau yang terselip di pinggang kirinya dan langsung menyerang korban SDN (35). SDN mengalami luka tikam pada bagian perut kiri dan berusaha melarikan diri ke arah jalan raya untuk mencari pertolongan.

Setelah menyerang SDN, pelaku kemudian mendekati korban kedua, BMD (27) dan kembali melakukan penikaman pada bagian perut kiri. Korban BMD sempat berlari beberapa meter, namun akhirnya tersungkur dan menghembuskan nafas terakhir di depan bengkel Christian sebelum bantuan tiba.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr. Gede Harimbawa sangat menyesalkan kejadian tersebut dan telah mengamankan pelaku untuk proses hukum lebih lanjut. “Pelaku melakukan penikaman secara tiba-tiba dalam kondisi mabuk," ujarnya pada Senin (1/12/2025).

Pelaku sudah diamankan dan ditahan di Rutan Polres Sumba Timur guna proses lebih lanjut. Penyidik juga sedang mendalami motif serta riwayat perilaku pelaku sebelum kejadian.

Pasca kejadian, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku bersama barang bukti yang digunakan dalam aksi penikaman.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak melakukan tindakan balasan, dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kami. Keamanan warga menjadi prioritas kami,” tambahnya.

Hingga kini penyidik Polres Sumba Timur masih melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk memeriksa saksi-saksi dan keluarga korban untuk memastikan motif sebenarnya di balik serangan brutal tersebut.

TAGS : Polres Sumba Timur Kasus Pembacokan