KATANTT.COM--Yuliana Hoar Klau (48), ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Senin (20/7/2026).
Sebelumnya warga Lakulo Weain, Desa Sikun, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka ini dilaporkan hilang dimangsa buaya pada Minggu (19/7/2026) malam.
Saat ditemukan pada Senin pagi, kondisi tubuh korban sudah tidak utuh lagi karena sudah habis dimangsa buaya. Bahkan saat ditemukan, korban masih dalam posisi sedang dimangsa buaya.
Potongan tubuh korban ditemukan di rawa dekat muara di
Pantai Motadikin, Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka.
Kejadian tersebut berawal pada Minggu, 19 Juli 2026 malam sekitar pukul 19.00 wita di muara sekitar taman Eden Motadikin, Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka.
Saat itu korban Yuliana Hoar Klau alias Bui Kiik bersama sembilan orang lainnya sedang menangkap ikan. Saat melakukan aktivitas tersebut, korban diduga diterkam seekor buaya hingga hilang dan tidak ditemukan.
Upaya pencarian dilakukan oleh pihak keluarga dan personil
Polres Malaka dan Polsek Malaka Tengah pada malam hari tersebut.
Berikut pada Senin, 20 Juli 2026, sekitar pukul 05.00 Wita, keluarga besar korban, diantaranya Fransiskus Bria alias Frans, Agustinus Nahak alias Akoi, dan Nikodemus Nahak alias Niko, mulai melakukan pencarian menggunakan perahu sampan milik nelayan setempat.
Dalam proses pencarian tersebut, mereka menemukan jejak buaya sehingga mereka mengikuti jejak tersebut hingga mendapati seekor buaya berukuran besar sedang memakan tubuh korban.
Lalu tiga warga ini langsung mengusir buaya tersebut dan mengevakuasi jenazah korban yang sudah dalam keadaan sisa setengah badan ke luar muara tersebut dan melaporkan kejadian ke
Polres Malaka.
Wakapolres Malaka, Kompol Welhelmus Sinlae yang dikonfirmasi pada Selasa (21/7/2026) membenarkan penemuan ini. "Sudah ditemukan kemarin dan jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga," ujarnya.
Potongan jenazah korban sempat dibawa ke RSUPP Betun untuk identifikasi dan visum luar kemudian diserahkan ke pihak keluarga. Jenazah korban langsung dimakamkan pihak keluarga. Polisi menghimbau agar warga lebih berhati-hati saat beraktivitas di daerah rawa yang merupakan habitat buaya.