Korban diduga diterkam buaya saat menjala ikan di Muara Pantai Motadikin, Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, pada Minggu (19/7/2026) malam sekitar pukul 19.30 wita.
Berdasarkan keterangan para saksi, korban bersama rombongan berangkat menuju muara sekitar pukul 17.00 wita untuk menangkap ikan menggunakan alat tradisional. Sekitar 30 menit setelah mulai menjala ikan, korban diduga tiba-tiba diterkam seekor buaya dari dalam air.
Dua orang saksi sempat berupaya menyelamatkan korban dengan menarik lengan dan pakaiannya, namun usaha tersebut tidak berhasil karena kuatnya tarikan buaya yang kemudian menyeret korban ke dalam air. Melihat situasi tersebut, seluruh anggota rombongan segera menyelamatkan diri keluar dari muara.
Menerima laporan kejadian, personel
Polres Malaka dipimpin Kabag SDM
AKP Daniel Agripa Tefnai, segera mendatangi lokasi sekitar pukul 21.15 wita. Bersama keluarga korban dan masyarakat setempat, personel kepolisian langsung melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap musibah yang terjadi.
Namun, karena kondisi malam hari, air laut mulai pasang, serta minimnya penerangan yang berpotensi membahayakan keselamatan tim pencari, pencarian sementara dihentikan dan dijadwalkan untuk dilanjutkan pada keesokan harinya dengan koordinasi bersama instansi terkait.
Di sela kegiatan tersebut, Kabag SDM
Polres Malaka AKP Daniel Agripa Tefnai, juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sekitar muara yang diketahui merupakan habitat buaya hingga situasi dinyatakan aman. Masyarakat diminta tetap waspada serta mematuhi imbauan petugas demi menghindari terjadinya musibah serupa.
Polres Malaka terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, keluarga korban, dan pihak terkait untuk melanjutkan proses pencarian. Hingga Senin (20/7/2026) siang, korban masih belum ditemukan. Upaya pencarian terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel serta masyarakat yang terlibat.