• Nusa Tenggara Timur

Polres Sumba Barat Daya Amankan Dua Pelaku Pembunuhan di Desa Analewe

Imanuel Lodja | Rabu, 15/07/2026 23:03 WIB
Polres Sumba Barat Daya Amankan Dua Pelaku Pembunuhan di Desa Analewe Ilustrasi ( xtra.com.my)

KATANTT.COM--Polres Sumba Barat Daya sudah mengamankan dua terduga pelaku pengeroyokan dan pembunuhan terhadap korban Novrianus Kaka alias Novri (37).
 
Kedua terduga yang saat diamankan masing-masing PLL (60) dan YBK (26). Keduanya merupakan warga Kampung Ngila Mangi, Desa Kahale, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya.
 
Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Harianto Rantesalu melalui Kasat Reskrim, Iptu Yakobus K. Sanam membenarkan hal tersebut.
 
"Terduga pelaku PLL dan YBK diamankan oleh angggota Sat Reskrim Polres Sumba Barat Daya di Mapolres Sumba Barat Daya. Pelaku lain sementara dalam proses pencarian," ujarnya pada Rabu (15/7/2026).
 
Polisi juga sudah mengamankan barang bukti yang terkait dengan tindak pidana tersebut seperti beberapa batang parang, pakaian, celana, kain dan selendang adat. Polisi sudah memeriksa dua terduga pelaku dan sejumlah saksi.
 
Korban Novri yang juga warga Desa Analewe, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya dikeroyok dengan parang hingga meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) petang.
 
Peristiwa ini terjadi di Kampung Ngila Mangi, Desa Kahale, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya.
 
Kejadian bermula saat korban bersama beberapa rekannya Marthen Katoda (43), Dominikus Dita Kali (43) dan Martinus Tanggu (29) ke Kampung Bekaha untuk menagih hutang sebesar Rp 1,5 juta di rumah pelaku PLL.
 
Namun saat bertemu PLL di rumahnya, terjadi pertengkaran mulut antara korban dengan PLL. "Korban sempat mencaci maki pelaku PLL dan memukul tangan pelaku dengan kayu sebanyak dua kali," ujarnya.
 
Korban dan rekannya kemudian pulang dengan tiga unit sepeda motor dan masih singgah di rumah Nikodemus Tanggu Baba. Pelaku PLL memberitahukan kerabatnya soal pertengkarannya dengan korban sehingga PLL bersama sejumlah pria kerabatnya mengejar korban Cs.
 
Rekan-rekan korban berusaha melarikan diri, namun saat itu korban terjatuh di depan rumah Daud Ndara Jama. PLL langsung mengayunkan parang ke punggung korban diikuti pelaku YBK yang membacok korban di kepala sebanyak dua kali menyebabkan korban meninggal di tempat dengan kondisi tubuh luka parah.
 
Jenazah korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Panenggo Ede. Ia mengalami luka robek di kepala, punggung, tangan kiri dan kaki kiri. Ia menyebutkan kalau penyidik segera melakukan gelar perkara untuk meningkatkan status proses lidik menjadi penyidikan dan penetapan tersangka.
 
"Kami melakukan penahanan terhadap tersangka dan bnerkoordinasi dengan JPU serta melengkapi administrasi penyelidikan dan penyidikan dan pengiriman berkas perkara," tandasnya.

FOLLOW US