• Nusa Tenggara Timur

Kisah Polisi Dermawan dari Selatan NKRI Sisihkan Gaji untuk Bantu Warga Kurang Mampu

Imanuel Lodja | Sabtu, 20/06/2026 18:55 WIB
 Kisah Polisi Dermawan dari Selatan NKRI Sisihkan Gaji untuk Bantu Warga Kurang Mampu Bripka Marsel BW Henuk saat memberikan bantuan kepada warga kurang mampu

KATANTT.COM--Bripka Marsel BW Henukh, personel Polres Rote Ndao sudah lama peduli dengan warga di sekitarnya. Kepedulian dilakukan melalui aksi sosial yang rutin dilaksanakannya bagi warga kurang mampu di Kabupaten Rote Ndao.
 
Pada Jumat (19/6/2026), Bripka Marsel BW Henuk kembali melaksanakan kegiatan polisi peduli dengan mengunjungi warga di Desa Oebou, Dusun Oedai, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao.
 
Dalam kegiatan tersebut, ia menyerahkan bantuan berupa beras, paket sembako, serta sejumlah uang yang disisihkan dari gaji dan remunerasinya kepada keluarga Arnolus Rani dan Martinus Ndun.
 
Bantuan yang diberikan mungkin tidak bernilai besar secara materi, namun bagi keluarga penerima, perhatian dan kepedulian tersebut menjadi sumber semangat untuk terus menjalani kehidupan.
 
Bripka Marsel BW Henukh mengatakan bahwa kegiatan sosial tersebut telah lama menjadi bagian dari komitmennya sebagai anggota Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan bantuan.
 
"Sebagai anggota Polri, saya percaya bahwa tugas kami bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan. Apa yang saya berikan mungkin tidak seberapa, tetapi saya berharap bisa sedikit meringankan beban mereka dan memberikan semangat untuk terus menjalani hidup," kata Bripka Marsel BW Henukh pada Jumat (19/6/2026) petang.
 
Lebih dari sekadar memberikan bantuan sembako, Bripka Marsel juga tengah berupaya mewujudkan impian keluarga tersebut untuk memiliki rumah yang lebih layak huni. Saat ini, pembangunan rumah bagi keluarga Arnolus Rani dan Martinus Ndun telah memasuki tahap awal dengan selesainya pengerjaan fondasi. 
 
Namun, proses pembangunan selanjutnya masih menunggu ketersediaan material bangunan yang terus diupayakan. Menurut Bripka Marsel, rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi setiap keluarga.
 
"Saya melihat langsung kondisi tempat tinggal mereka dan tergerak untuk membantu. Puji Tuhan, fondasi rumah sudah selesai dikerjakan. Saat ini kami masih berupaya mencari dukungan dan material bangunan agar pembangunan bisa dilanjutkan sampai selesai. Harapan saya, keluarga ini nantinya dapat tinggal di rumah yang aman, nyaman, dan layak," jelasnya.
 
Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan lebih untuk bersama-sama menumbuhkan budaya saling membantu dan gotong royong. "Kebaikan tidak harus menunggu menjadi orang kaya. Berbagi bisa dimulai dari hal-hal sederhana sesuai kemampuan masing-masing. Jika kita saling peduli, maka akan semakin banyak masyarakat yang terbantu dan merasakan kehadiran sesama," tambahnya.
 
Kehadiran Bripka Marsel BW Henukh di tengah masyarakat menjadi gambaran nyata bahwa nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. 
 
Melalui aksi kecil yang dilakukan secara konsisten, ia menunjukkan bahwa seorang polisi tidak hanya menjadi pelindung dan pengayom masyarakat, tetapi juga mampu menjadi sumber harapan bagi mereka yang sedang menghadapi keterbatasan hidup.
 
Di sudut Desa Oebou yang sederhana, bantuan sembako yang dibawa Bripka Marsel BW Henukh mungkin akan habis dalam beberapa hari. Namun perhatian, kasih, dan kepedulian yang ia tanamkan akan terus hidup sebagai harapan bagi keluarga yang sedang berjuang meraih kehidupan yang lebih baik.
 

FOLLOW US