• Nusa Tenggara Timur

Kapolda NTT Hadirkan Energi Positif Terapi USEFT untuk Personil Polairud

Imanuel Lodja | Rabu, 06/05/2026 19:04 WIB
Kapolda NTT Hadirkan Energi Positif Terapi USEFT untuk Personil Polairud Ketua Bhayangkari Polda NTT, Vily Rudi Darmoko saat memperkenalkan terapi USEFT kepada anggota dan Bhayangkari Ditpolairud Polda NTT

KATANTT.COM--Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT Vily Rudi Darmoko hadir menyapa personel Ditpolairud dan Bhayangkari, Selasa (5/5/2026).

Momen ini menjadi ruang kebersamaan yang menghadirkan sentuhan humanis melalui arahan hingga pelatihan terapi psikologis. Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko menyampaikan pesan yang sederhana bahwa kebahagiaan adalah kunci utama dalam bertugas

"Saya ingin anggota Polairud ke depan bisa lebih baik dan lebih bahagia. Jadi anggotanya Rudi Darmoko semuanya wajib harus lebih bahagia,” ujarnya.

Ia menekankan setiap persoalan harus diselesaikan dengan baik, karena kesejahteraan mental personel akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda juga memperkenalkan konsep “Rumah Bahagia” yang telah dibangun di Polda NTT sebagai ruang pemulihan dan penguatan mental bagi anggota.

Selain itu, ia kembali mengingatkan Commander Wish yang menjadi pedoman: berbuat baik untuk diri sendiri, untuk institusi, dan untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Jenderal polisi bintang dua ini mengajak personel dan Bhayangkari berinteraksi melalui kuis ringan. Pertanyaan seputar Commander Wish memancing antusiasme peserta dan menciptakan keakraban yang jarang terlihat dalam forum formal.

Puncak kegiatan diisi dengan pelatihan terapi USEFT (Universal Spiritual Emotional Freedom Technique), sebuah metode penyembuhan psikologis yang memadukan teknik ketukan pada titik meridian tubuh dengan afirmasi positif.

Pelatihan ini dipandu oleh Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Vily Rudi Darmoko bersama praktisi Agus E.H. dan tim. Para peserta diajak mengenali cara mengelola stres, kecemasan, hingga trauma emosional secara mandiri.

Metode ini dinilai efektif sebagai solusi praktis untuk menjaga kesehatan mental personel yang setiap hari dihadapkan pada tekanan tugas.  Kegiatan ini sebagai refleksi nyata pendekatan kepemimpinan yang mengedepankan sisi kemanusiaan.

Dengan perpaduan antara penghargaan, kebersamaan, dan penguatan mental, Polda NTT menunjukkan bahwa membangun institusi yang kuat tidak hanya melalui disiplin dan penegakan hukum, tetapi juga melalui perhatian terhadap kesejahteraan psikologis anggotanya.

Di tengah tantangan tugas yang kompleks, langkah ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan Polri yang tidak hanya profesional, tetapi juga penuh empati dan kepedulian.

FOLLOW US