Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, berfoto bersama 19 Kepala SMP yang baru dilantik di Aula Dinas PPO Manggarai, Sabtu (2/5/2026).
KATANTT.COM---Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 19 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai. Acara tersebut digelar di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (PPO) Kabupaten Manggarai, Ruteng, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan itu juga dihadiri oleh Penjabat Sekda Manggarai, jajaran pimpinan perangkat daerah, serta keluarga para pejabat yang dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Manggarai Nomor 164 Tahun 2026.
Dalam arahannya, Wabup Fabianus menekankan bahwa jabatan kepala sekolah bukanlah sekadar rutinitas birokrasi, melainkan manifestasi kepercayaan untuk memajukan wajah pendidikan di Manggarai. Ia menyoroti pentingnya penguatan literasi dan numerasi melalui metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan).
"Pelantikan ini adalah bentuk kepercayaan. Ada tanggung jawab besar di pundak saudara-saudari untuk melahirkan generasi yang mampu beradaptasi di era yang terus berubah. Metode GASING harus terus diterapkan agar pembelajaran literasi dan numerasi tidak lagi menjadi beban, melainkan hal yang menyenangkan bagi anak didik," tegas Wabup Fabianus.
Ia menambahkan bahwa investasi terbaik daerah adalah pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimulai dari sekolah dan guru-guru yang hebat.
Wabup Fabianus juga memaparkan capaian membanggakan terkait mutu pendidikan daerah. Berdasarkan data terbaru, Rapor Pendidikan Kabupaten Manggarai menunjukkan tren positif yang signifikan, melonjak dari 61,69% pada tahun 2024 menjadi 70,53% pada tahun 2026.
"Peningkatan ini adalah hasil kerja kolaboratif antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan semangat belajar siswa. Kita harus menjaga momentum kenaikan ini," ujarnya optimis.
Mengakhiri sambutannya, dia menitipkan lima instruksi utama bagi para kepala sekolah baru guna memastikan transformasi pendidikan berjalan efektif:
1. Inovasi Pembelajaran: Menciptakan suasana kelas yang kondusif agar setiap anak mendapatkan pendidikan sesuai potensi unik mereka.
2. Penguatan Karakter: Menjadikan sekolah sebagai tempat persemaian nilai kejujuran, disiplin, dan gotong royong.
3. Sinergi dan Kolaborasi: Membangun komunikasi solid dengan guru, komite, dan orang tua murid.
4. Manajemen Akuntabel: Mengelola anggaran dan sumber daya sekolah secara transparan serta efisien.
5. Adaptasi Teknologi: Menguasai teknologi dalam proses belajar-mengajar sebagai keharusan di era digital.
Daftar Kepala SMP yang Dilantik: