• Nusa Tenggara Timur

Perkuat Struktural Partai, DPC PDI Perjuangan Manggarai Barat Gelar Musancab dan Pendidikan Politik

Emanuel Suryadi | Minggu, 26/04/2026 11:18 WIB
Perkuat Struktural Partai, DPC PDI Perjuangan Manggarai Barat Gelar Musancab dan Pendidikan Politik Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, memberikan arahan dalam kegiatan Musancab dan Pendidikan Politik DPC PDI Perjuangan Manggarai Barat di Labuan Bajo, Sabtu (25/4/2026).

KATANTT.COM---Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat resmi menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang dirangkaikan dengan agenda Pendidikan Politik pada Sabtu (25/4/2026).

Bertempat di Aula Kopdit Suka Damai, Labuan Bajo, kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi partai untuk mengonsolidasikan struktur organisasi sekaligus memperkokoh ideologi kader di tingkat kecamatan.

Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NTT, serta seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) terpilih. Sebagai upaya memperkaya perspektif kader terhadap dinamika demokrasi terkini, panitia juga menghadirkan Direktur Lembaga Survei Losta Institute sebagai narasumber eksternal.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira (AHP), dalam arahannya menekankan bahwa keterlibatan dalam partai politik harus dilandasi oleh niat dan keyakinan untuk membuat perubahan yang postif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal itu disampaikan Andreas, setelah Ia menegaskan bahwa setiap sendi kehidupan masyarakat, ditentukan oleh produk kebijakan yang dihasilkan melalui proses politik.

"Jadi banyak hal yang menyangkut kehidupan kita itu diputuskan oleh politik," tegasnya.

Ia menekankan, bahwa keputusan politik itu berawal dari partai politik, melalui anggota partai yang ditugaskan dalam lembaga perwakilan, baik eksekutif maupun legislatif.

Andreas juga memberikan tinjauan historis mengenai perjalanan pemilu di Indonesia sejak 1955 hingga 2024. Ia menunjukan berbagai situasi pasca pemilu, dari awal kemerdekaan, masa orde baru, dan pada era reformasi.

Ia mengingatkan para kader bahwa kemajuan ataupun kemunduran negara, sangat ditentukn oleh pilihan rakyat pada proses politik.

"Bapak ibu bisa membedakan pemilu-pemilu sebelumnya dan pemilu yang terakhir, dan apa hasilnya pemilu tersebut," ungkapnya di hadapan peserta.

Dari sisi manajerial, Andreas menjelaskan pentingnya struktur partai yang solid hingga ke tingkat Anak Ranting (Dusun). Hal ini bertujuan agar partai tetap fungsional sebagai wadah aspirasi masyarakat yang efektif.

"Partai politik yang baik, ketika mempunyai kepengurusan sampai ke akar rumput, dan tersebar di berbagai ruang-ruang kehidupan masyarakat. Sehingga aspirasi-aspirasi dari bawah bisa disampaikan," tambahnya.

Ia menginstruksikan para kader untuk aktif menjadi komunikator politik yang mampu memberikan penjelasan logis kepada masyarakat atas berbagai persoalan bangsa. Karena itu, pengurus harus melek informasi dan aktif dalam mengadvokasi persoalan rakyat.

"Kader harus bisa menjelaskan berbagai persoalan politik. ini kenapa dan itu kenapa. Kenapa hari-hari ini BBM naik, harga-harga naik, kenapa PIP dan KIP berkurang. Karena ada prioritas lain, ada yang pakai untuk membeli motor, membeli truck dan MBG," cetusnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Yunus Takandewa, mengapresiasi progresivitas DPC Manggarai Barat, yang paling awal bergerak dalam merampungkan kepengurusan partai hingga tingkat desa.

Bahkan, berdasarkan data organisasi, pembentukan struktur partai di wilayah tersebut hampir mencapai 100 persen, dengan menyisakan hanya empat desa yang sedang dalam tahap perampungan.

Kepada pengurus PAC se kabupaten Manggarai Barat, Yunus menekankan jati diri PDI Perjuangan sebagai partai rakyat kecil. Karena itu, Ia meminta kader untuk tetap membumi dan tidak menjaga jarak dengan masyarakat. 

Yunus bahkan memberikan perhatian khusus terhadap tantangan era digital, terutama terkait penyebaran informasi di media sosial yang cendrung provokatif dan tidak produktif.

"Saya minta kader-kader pdip, jangan pernah menyebar hoaks, mari kita sebarkan hal-hal yang produktif saja," tegasnya

Menutup arahannya, Yunus mengajak seluruh kader untuk menjadikan PDIP sebagai partai pelopor, ratu adil dan sebagai obor perjuangan yang menerangi jalan rakyat menuju kebaikan bersama.

"Jangan biarkan rakyat menangis sendiri," tutupnya dengan penuh penekanan.

FOLLOW US