KATANTT.COM---Langkah politik Heri Baben akhirnya menemukan warna baru. Sosok muda potensial yang sebelumnya dikenal sebagai kader Partai Hanura, kini tampil percaya diri dalam balutan kemeja biru Partai NasDem. Kepindahan ini ia umumkan secara simbolik melalui unggahan inspiratif di media sosial pada Senin pagi (4/8/2025).
“Hari baru adalah momen yang penuh harapan, sebuah kesempatan yang baru untuk memulai awal yang lebih baik,” tulis Heri, sembari membagikan potret dirinya sedang melangkah penuh keyakinan dengan seragam khas Partai NasDem.
Tak butuh waktu lama, unggahan itu menuai sorotan publik. Warganet ramai-ramai memberikan dukungan atas pilihan politik Heri, yang secara tersirat mengisyaratkan perpisahan dari Partai Hanura, partai yang mengantarkannya memperoleh 10.729 suara pada Pileg 2024 lalu dan turut menyumbang kemenangan Louisa Redempta Yosheline Lana ke DPRD Provinsi NTT.
Namun, Heri memastikan, tak ada konflik ataupun perselisihan dengan partai lamanya.
"Saya dengan teman-teman Hanura baik-baik saja. Di sana saya banyak belajar dari senior-senior," ujarnya saat ditemui di Ruteng, Manggarai, Senin (4/8/2025).
Jejak Karier Politik dan Alasan Hijrah ke NasDem
Heribertus Philipus Nerius Baben, nama lengkapnya, tergolong pendatang baru dalam dunia politik lokal. Ia bergabung ke Hanura dua tahun jelang Pemilu 2024. Namun, hanya berselang sebulan pasca pemilu dan pilkada serentak, ia membuat keputusan besar: berpindah haluan ke Partai NasDem.
"Alasan pindah partai salah satunya karena mempertimbangkan ruang politik dan jejaring yang lebih suportif terhadap visi, aspirasi, dan kegiatan saya ke depan," terang Heri.
Heri menilai NasDem lebih membuka peluang terhadap gerakan pemberdayaan yang ia inisiasi, khususnya untuk kaum muda.
"Banyak kegiatan saya sekarang menyasar anak muda. Kegiatan ini tidak hanya untuk tampil lokal, tapi juga nasional. NasDem memberi ruang dan network ke arah sana," tambahnya.
Membangun Gerakan dari Manggarai ke Panggung Nasional
Di luar partai, Heri Baben juga dikenal sebagai Ketua Yayasan Pesona Manggarai Raya, sebuah organisasi yang gencar menggagas program pemberdayaan generasi muda. Tahun ini, yayasan tersebut menggelar event besar bertajuk "Pemilihan Putri Manggarai 2025", yang melahirkan duta-duta muda untuk ajang nasional seperti Putri Pariwisata Indonesia dan Putri Bumi Indonesia.
Puncak kegiatan akan digelar di Ibu Kota Negara (IKN) pada 16–27 Agustus 2025. Heri menegaskan, aktivitas semacam ini membutuhkan kolaborasi yang kuat dan dukungan dari partai yang memiliki orientasi nasional yang progresif.
Langkah Politik yang Tak Tergesa
Meski sempat disebut-sebut sebagai calon kuat Hanura untuk Pilkada Manggarai 2029, Heri memilih melangkah dengan tenang dan terukur. Kepindahannya ke NasDem bukan keputusan emosional, melainkan hasil kalkulasi visi jangka panjang.
"Saya tidak ingin sekadar eksis, tapi ingin membangun ekosistem yang mendukung perubahan. Politik adalah alat, bukan tujuan," pungkasnya.