Anggota Satlantas Polres Belu bersama Jasa Raharja melakukan ramp chek kendaraan angkutan umum di terminal bayangan, Kelurahan Fatukbot, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Kamis (19/9/2024)
KATANTT.COM---Satlantas Polres Belu gandeng Jasa Raharja, melakukan ramp check atau pemeriksaan kesehatan fisik kendaraan angkutan umum, Kamis (19/9/2024).
Kegiatan pemeriksaan menyasar kendaraan angkutan umum di terminal kilometer 3, Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL.
Kegiatan ramp chek merupakan salah rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT Polantas ke-69 yang akan diperingati pada tanggal 22 September 2024 mendatang.
Dalam kegiatan tersebut, anggota Lantas dan Jasa Raharja dipimpin Kanit Patwal Polres Belu, IPDA Natalino Gonzales melakukan pengecekan kendaraan roda dua hingga enam.
Adapun pemeriksaan meliputi surat-surat kendaraan antara lain SIM dan STNK maupun kelayakan kendaraan seperti, lampu utama, rem, wiper, ban, kotak P3K, lampu sein dan peralatan lainnya.
Selain kegiatan ramp check, anggota Sat Lantas yang didampingi anggota Klinik Polres Belu juga melaksanakan bakti kesehatan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan para sopir dan kernet angkutan umum.
Kapolres Belu, AKBP Benny Miniani Arief melalui Kasat Lantas, IPTU Marthen Luther Petterson menyampaikan, kegiatan ramp check ini bertujuan untuk menjaga keselamatan para sopir dan kernet yang datang maupun bepergian ke luar kota Atambua.
Selain kegiatan ramp check, dijelaskan juga bahwa, petugas atau medis Polres Belu melakukan cek kesehatan dan narkoba bagi para sopir dan kernet.
“Kami melakukan pengecekan surat-surat kendaraan semisal SIM dan STNK maupun kelayakan kendaraan itu sendiri seperti lampu utama, rem, ban maupun lampu sein apabila tidak menyala atau kurang kami suruh untuk membetulkan dulu," ujar Petter.
Menurut dia, selain pemeriksaan surat-surat kendaraan dilakukan juga pemeriksaan kelayakan kendaraan. Apabila ditemukan kendaraan Bus yang dinilai tidak layak jalan akan disarankan untuk menunda perjalanan.
"Kalau ada bus yang tidak layak jalan maka kami sarankan untuk menunda perjalanan demi keselamatan orang banyak," terang Petter.
Lanjut Kasat Lantas Polres Belu itu, dalam kegiatan pengecekan, semua kendaraan yang dicek dalam kondisi sehat dan kendaraan juga layak untuk beroperasi.
"Kita juga pastikan kondisi sopir dan kernet harus sehat sehingga sampai tujuan dengan selamat," pungkas Petter.