KPU Belu gelar coffe morning bersama para jurnalis, pengawas Pemilu dan instansi Pemerintah, Sabtu (8/6/2024).
KATANTT.COM---Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu menggelar coffe morning bersama awak media, Pengawas Pemilu dan Instansi Pemerintah, Sabtu (8/6/2024).
Acara dihadiri Ketua KPU bersama komisioner, pejabat Bawaslu Belu, Kasat Intel Polres Belu, perwakilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Belu serta awak media yang tergabung dalam Pena Batas RI-RDTL.
Pelaksanaan coffe morning sesuai ketentuan Pasal 28 ayat (1) Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 Tahun 2022 tentang Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilihan Umum dan Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur, Bupati-Wakil Bupati, atau Walikota-Wakil Walikota.
Komisioner KPU Belu Divisi Sodiklih Parmas & SDM, Maria Gizela Lumis dalam pengantarnya mengatakan, kegiatan coffe morning sebagai upaya mewujudkan penyelenggaraan pemilihan umum yang demokratis.
Lebih lanjut dia menuturkan, melalui partisipasi masyarakat yang luas dan bermakna dalam setiap tahapan yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum, KPU Kabupaten Belu.
"Topik yang dibahas kali ini berkaitan dengan pemutakhiran data pemilih dan tahapan verifikasi faktual dukungan perseorangan dalam Pilkada serentak pada 27 November 2024 mendatang," terang Lumis.
Sementara itu, Ketua KPU Belu, Yohanes Ata Palla menerangkan, pihaknya telah menerima Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) untuk persiapan Pilkada Serentak yang akan diselenggarakan pada 27 November 2024.
Adapun jumlah DP4 yang diterima mengalami kenaikan dibandingkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebelumnya. DPT pemilu kemarin (Pemilu 14 Februari 2024) berjumlah 161.304 pemilih. DP4 kali ini sebanyak 163.522 pemilih sehingga terjadi kenaikan sebanyak 2.218 pemilih," ujarnya.
"Setelah menerima DP4 beberapa waktu lalu, KPU Belu langsung melakukan pemetaan terhadap 372 Tempat Pemungutan Suara (TPS)," ujar dia.
Jelas Ata Palla, pada Pemilu 14 Februari 2024 lalu, terdapat 666 TPS dengan jumlah maksimal pemilih per TPS maksimal 300 pemilih. Sedangkan pada Pilkada kali ini, kami telah memetakan sebanyak 372 TPS dengan jumlah maksimal 600 pemilih per TPS.
"Dalam waktu dekat, melalui PPS yang sudah dibentuk akan dilakukan perekrutan petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) yang nantinya akan bertugas melakukan pemutakhiran data pemilih pada 372 TPS yang ada," sebut dia.
Ata Palla juga berharap sinergitas KPU bersama media massa, pengawas pemilihan dan instansi pemerintah terus terjaga demi suksesnya seluruh tahapan Pilkada tahun 2024.
"Kami berharap semua tahapan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan regulasi yang ada. Partisipasi masyarakat yang tinggi ini perlu diakomodasi dengan baik agar setiap suara dapat terwakili dengan benar pada Pilkada nanti. Sehingga sinergitas akan terus kita bangun demi suksesnya Pilkada Serentak Tahun 2024," pinta dia.