Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson Riwu Kore mengikuti rapat secara virtual bersama Presiden RI, Joko Widodo terkait temuan kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia.
katantt.com--Tanpa menunggu waktu lama dalam menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo kepada para kepala daerah seluruh Indonesia terkait masuknya Covid-19 varian Omicron di wilayah Indonesia, Kamis (16/12/2021), Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, langsung menggelar rapat bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait di Hotel Maya.
Dalam rapat tersebut Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson Riwu Kore menegaskan kepada semua perangkat daerah terkait, terutama Dinas Kesehatan dan Puskesmas se-Kota Kupang segera melakukan percepatan vaksinasi.
Saat ini pencapaian vaksinasi di Kota Kupang per 15 Desember 2021, untuk dosis pertama mencapai 287.988 orang atau 86,32 persen dan untuk dosis kedua mencapai 215.816 orang atau 64,69 persen.
Orang nomor satu di Kota Kupang ini minta agar segera dikeluarkan edaran yang mewajibkan para pengunjung pusat perbelanjaan, bank dan kantor-kantor pelayanan publik harus sudah divaksin kedua.
"Bila perlu di setiap pintu masuk fasilitas umum tersebut disediakan scan barcode untuk aplikasi #pedulilindungi," katanya.
Selain itu, Satuan Polisi Pamong Praja diminta untuk membantu menertibkan dan memberikan pengamanan di titik-titik tersebut. Untuk warga yang menggelar pesta diimbau untuk tidak ada acara bebas.
Begitu pula, rumah sakit dan dinas kesehatan diminta untuk memastikan ketersediaan stok obat dan fasilitas kesehatan mengantisipasi lonjakan kasus akibat masuknya varian Omicron.
Dinas kesehatan dan puskesmas juga diminta untuk menambah jumlah tenaga vaksinator, agar target 98 persen vaksinasi tahap pertama di akhir Desember bisa tercapai.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang diminta untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang guna segera memulai vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun.
Ia juga minta para camat untuk berkoordinasi dengan pihak puskesmas di wilayah masing-masing untuk memberikan layanan vaksin bagi warga yang belum divaksin, para lansia harus diprioritaskan.
Sebelumnya dalam arahannya yang berlangsung secara virtual, Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo menyampaikan sudah ada temuan kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia.
Untuk itu para kepala daerah diminta untuk memperkuat testing dan tracking, serta melakukan percepatan vaksinasi.
Menurutnya ada 369 kabupaten/kota di 20 provinsi yang capaian vaksinasinya masih di bawah 70 persen. Salah satunya adalah Provinsi NTT dengan capaian vaksinasi baru 62 persen.
Ditambahkannya sejak 14 Desember 2021 lalu sudah dimulai vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun di 19 provinsi di Indonesia. Presiden optimis vaksinasi bisa memproteksi warga dari Covid-19.