Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto yang turun langsung memantau pelaksanaan vaksinasi massal nampak berbincang dengan salah satu anak yang sementara menunggu giliran untuk mendapatkan vaksinasi Merdeka Milenial tahap I di Mapolres Sumba Barat.
katantt.com--Pelaksanaan vaksinasi bagi generasi milenial mendapat sambutan meriah dari warga di Kabupaten Sumba Barat. Warga membludak memenuhi lapangan Pasola di Mapolres Sumba Barat, Sabtu (21/8/2021).
Hingga petang hari, tercatat 1.375 orang generasi milenial usia 12-18 tahun mendapat pelayanan vaksin anak yang baru pertama kali digelar di NTT.
"Begitu besar antusiasme para generasi milenial di Kabupaten Sumba Barat untuk divaksin. Pelayanan kami lakukan hingga pukul 20.00 wita," ujar Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, Sabtu (21/8/2021) malam.
Antrian dari anak-anak milenial Kabupaten Sumba Barat memadati lapangan apel Pasola Polres Sumba Barat sejak pagi hari, Sabtu (21/8/21).
Serbuan dari para milenial Sumba Barat ini tak bisa dibendung memenuhi lapangan Mapolres Sumba Barat.
"Mereka tidak tmemperdulikan teriknya sengatan matahari siang tadi dan tidak mau bergeser karena takut tidak kebagian suntikan vaksin Covid-19, mereka rela berjemur menunggu antrian untuk menunggu giliran divaksin," ujar Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto.
Melihat sedemikian besar antusiasme dari para generasi milenial di Sumba Barat, Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto berterimakasih kepada para generasi milenial yang ada.
"Saya sempat datangi dan berdialog dengan mereka dan mereka sangat senang dengan layanan ini," tandasnya.
Ia meminta warga mengikuti urutan antrian yang ada dan jangan berebut, tetap jaga jarak karena semua pasti dilayani.
"Jangan takut, suntikan ini tidak sakit hanya seperti gigitan semut saja," pesan Irwan Arianto saat menemui para peserta vaksin.
Irwan Arianto meminta selama menunggu antrian jangan ada yang melepaskan masker dan semua tetap mentaati protokol kesehatan yang ada.
Hingga akhir pelaksanaan vaksinasi bagi generasi milenial Sumba Barat pada Sabtu (21/8/2021) malam, tercatat sebanyak 1.375 orang generasi milenial dari usia 12-18 tahun yang menerima suntikan vaksin.
"Sungguh diluar dugaan, begitu besar antusiasme anak-anak kita untuk dapat menerima vaksi covid-19 ini," tandasnya.
Apresiasi diberikan Irwan Arianto kepada seluruh pejabat utama dan anggota Polres Sumba Barat serta tim medis yang terlibat, atas suksesnya pelaksanaan vaksinasi merdeka milenial tahap I.
"Semoga lelah yang telah kita curahkan dapat membawa kebaikan bagi kita semua, khususnya wilayah Sumba Barat," tandasnya.
Vaksinasi massal dengan tema "Merdeka Milenial tahap I tingkat Polres Sumba Barat" dipimpin Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto, SIK MH dan diikuti Kadis Kesehatan Kabupaten Sumba Barat drg Bonar B Sinaga, M.Kes, Waka Polres Sumba Barat, Kompol Yulius Ola, para Kabag, para Kasat dan seluruh Personil Polres Sumba Barat serta dihadiri masyarakat milenial penerima vaksin.
Peserta vaksin mendaftarkan diri dan menjalani tahapan screening kemudian divaksin diakhiri dengan pencatatan dan observasi.
Di meja I, peserta vaksin dilayani dokter Yeni V. Novica dari Puskesmas Puuweri. Di meja II dilayani dokter Desriyani E. Malo dari Puskesmas Padedewatu.
Sementara meja III untuk vaksinasi dilayani dokter Lisbet Maria dari RSUD Waikabubak dan meja IV oleh dokter Elisabet M. Siahaan dari Puskesmas Karekanduku dan meja V oleh dokter Yulianti Magi Bora dari Puskesmas Kabukarudi.
Para peserta mendapatkan vaksinisasi massal tahap I untuk masyarakat milenial usia 12-18 tahun di Polres Sumba Barat jenis Sinovac.
Polres Sumba Barat menyiapkan 100 vial atau 1.000 dosis vaksin.
"Kami berterima kasih kepada bapak Kapolres Sumba Barat dan jajaran karena mengadakan vaksin buat anak sehingga banyak masyarakat yang terlayani," ujar Megi S. (17), salah satu peserta vaksin.
Kapolres Sumba Barat mengakui kalau langkah yang dilakukan sebagai bentuk dukungan program pemerintah untuk memperbanyak warga yang mendapatkan vaksin.
"Semoga ini bermanfaat bagi warga yang membutuhkan dan makin banyak warga terutama anak-anak yang terlayani," tandasnya.