• Nusa Tenggara Timur

Mushola Al Faidah RSS Oesapa bagi Daging Kurban dari Rumah ke Rumah

Imanuel Lodja | Selasa, 20/07/2021 17:55 WIB
Mushola Al Faidah RSS Oesapa bagi Daging Kurban dari Rumah ke Rumah Panitia hari raya kurban di mushola Al Faidah RRS Oesapa membagikan daging kurban dengan sistem door to door bagi umat Muslim dan non Muslim.

katantt.com--Peringatan hari raya Idul Adha 1442 H/ 2021 M dirayakan secara berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Mulai takbiran keliling, shlot berjemaah (Sholat Iad) dilapangan terbuka ditiadakan.

Bahkan proses penyembelihan hewan kurban juga dibatasi jumlah pengunjungnya dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kondisi ini tidak terlepas dari situasi pandemi covid-19 yang merajalela saat ini.

Penerapan protokol kesehatan menjadi utama dari semua aktivitas keagamaan.

Seperti dilakukan panitia hari raya kurban di mushola Al Faidah RRS Oesapa.

Pembagian daging kurban dilakukan dengan sistem door to door menggunakan mobil dan sepeda motor.

H. Amin Duru, Pembina Yayasan Al Faidah mengaku pengurus dan umat sangat merasakan dampak dari pandemi ini karena trand kasus Covid-19 yang tinggi mengakibatkan ibadah bersama ditiadakan.

"Kita menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti semua aturan yang ada demi menjaga kesehatan kita masing-masing," katanya.

Sesuai hasil pertemuan bersama pengurus hari raya dan pemerintah daerah pihaknya tetap melangsungkan sholat berjemaah namun dibatasi jumlahnya.

"Kita hanya 20 persen dari jumlah umat saja beribadah di mushola. Yang beribadah hanya pengurus yayasan, panitia dan istri sedangkan yang lain beribadah di rumah," ungkapnya.

Nurdin Kajide, Ketua Yayasan Al Faidah mengatakan pihaknya sangat bersyukur dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang tengah membantu, terlibat dalam proses perayaah hari raya idul adha kali ini.

Dikatakan meski dibatasi akibat pandemi namun makna dari perayaan ini tidak dihilangkan.

"Kita tetap beribadah dan berbagi bersama dengan tetap mematihi prokes," tambahnya.

Sementara Ketua Panitia, H Rusman pada kesempatan tersebut menjelaskan penyembelihan hewan kurban hanya dilakukan oleh panitia yang sudah dibentuk.

Bahkan untuk membuat pembeda, panitia menyediakan seragam kaos kepada panitia sehingga saling mengenal.

"Ini bentuk antisipasi ada orang lain yang masuk atau adanya umat yang datang lalu membuat kerumunan," katanya.

Selain itu panitia juga menerapkan sistem pembagian yang berbeda dari tahun sebelumnya yakni panitia antar ke rumah sasaran penerima.

"Jadi nanti ada kendaraan yang disiapkan dan panitia langsung mengantar ke rumah penerima," tambahnya.

Sasaran penerima, ungkap Rusman bahwa terdapat sekitar 450 sasaran penerima, yakni umat, tetatangga dan berbagi bersama umat non muslim.

Hewan kurban yang disembelih sebanyak 7 ekor sapi, yang disumbangkan oleh Nasdem Kota 1 ekor, satu ekor dari perorangan, dua ekor dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, tiga ekor sapi dari kelompok.

Sementara 9 ekor kambing disumbangkan dari perorangan.

"Kami berbagi juga kepada umat non muslim dan terima kasih kepada semua umat yang telah menyumbangkan hewannya untuk berbagi bersama," tuturnya.

 

 

FOLLOW US