Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat digendong para tua adat ketika berkunjung ke Desa Kauniki Kecamatan Takari Kabupaten Kupang untuk melakukan panen padi benih, Rabu (12/8)
kataNTT--Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan panen benih varietas ciherang di atas lahan seluas 73,5 hektare (ha) di Desa Kauniki Kecamatan Takari Kabupaten Kupang. Panen benih ini merupakan sebuah langkah maju karena hingga kini NTT belum memiliki kemandirian dalam menyiapkan benih padi dan jagung."Sampai sekarang, NTT belum mandiri di bidang pertanian baik untuk menyediakan benih jagung maupun benih padi. Tapi yakinlah, tahun depan kita bisa. Saat ini terbukti bahwa kita mampu menghasilkan benih padi varietas ciherang. Ke depanya kita harus mendisain secara lebih baik agar kebutuhan benih di NTT bisa dipenuhi,” tegas Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Rabu (12/8).
VBL menyatakan komitmen Pemprov NTT dalam mewujudkan kemandirian pertanian termasuk dalam meningkatkan hasil produksi pertanian. Karena itu, tahun 2021 nanti akan mengalokasikan anggaran senilai Rp 100 miliar untuk pengembangan pertanian di NTT.
“Tahun depan kita akan anggarkan Rp 100 miliar dari APBD NTT untuk pertanian. Kebijakan ini merupakan anggaran terbesar sepanjang sejarah NTT untuk mengembangkan pertanian di NTT. Saya harapkan seluruh kabupaten/kota dapat saling bersinergi untuk pengembangan pertanian di NTT," kata VBL.
Karena itu, VBL mengajak para petani untuk mengolah lahan dengan hati yakni bekerja selaras dengan alam karena tanaman dan tumbuhan bagian dari makhluk hidup. Para petani harus tanam sesuatu dengan penuh cinta kasih. "Kerja mesti selaras antara otak dan hati sehingga direstui oleh Tuhan," ujarnya.
"Di sini, potensi airnya luar biasa serta didukung oleh sumberdaya manusia, peralatan, benih dan keterlibatan Undana dan Politani. Hasilnya pasti akan luar biasa. Kita bersyukur karena punya Presiden dan Menteri Pertanian yang sangat mencintai dan mendukung pertanian NTT," katanya.
Bupati Kupang, Korinus Masneno memberi apresasi atas kehadiran Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Lasikodat pada acara panen benih. Sekaligus memberikan motivasi dan dorongan bagi pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kupang untuk bekerja lebih giat.
"Kami percaya pasti akan banyak dukungan buat kami di kabupaten agar bisa bangkit mengoptimalkan potensi dan sumberdaya yang ada dalam meningkatkan ekonomi masyarakat," kata Korinus.
Korinus mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Kupang memiliki program Revolusi 5P yakni revolusi di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan kelautan dan pariwisata.
"Khusus dalam membangun ekonomi kerakyatan melalui revolusi pertanian, kami terus berjuang keras, meskipun ada keterbatasan, tapi kami tidak putus harapan untuk mendukung NTT Bangkit Menuju Sejahtera," ujarnya. (^joy)