Konflik antara manusia dan buaya kembali terjadi di wilayah Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Kali ini Oskar Lolu digigit buaya pada Selasa (18/3/2025) pagi di kolam Tuadale, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.
Lefinus Laisnesi (12), remaja yang tinggal di RT 002/RW 003, Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) hilang diterkam buaya. Korban diterkam buaya pada Sabtu (15/3/2025) saat memancing ikan di Danau Nima bau, Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Kabupaten TTS.
Yafet Maak (50), warga Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang diterkam buaya saat sedang memanah ikan di kolam dekat Perairan Salupu, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, pada Jumat (28/2/2025) malam.
Seekor buaya muara tiba-tiba muncul di Kali Manusak dekat pemukiman warga di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Kemunculan buaya pada Senin (24/2/2025) siang langsung dilaporkan warga ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT.
Konflik antar warga masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan buaya sering terjadi. Dalam satu pekan ini, terjadi beberapa konflik buaya dengan warga di Kabupaten Sumba Barat Daya dan di Kabupaten Kupang.
Telapak tangan kanan Jiki Orlando Benu (27) putus diterkam buaya pada Senin (10/2/2025) saat memancing ikan. Petani yang juga warga Dusun 3 Tuadale, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang ini mengalami insiden mengerikan setelah diterkam buaya saat memancing di Danau Tuadale.
Buaya muara tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT). Interaksi antara manusia dengan satwa buaya muara di alam terkadang menimbulkan dampak negatif sehingga perlu dilakukan upaya-upaya penanganan yang komprehensif oleh semua pihak.
Seekor buaya jantan muncul di tepi Pantai Puntaru, Desa Tudde, Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor, Minggu (14/7/2024). Kemunculan buaya ini pertama kali dilihat oleh sejumlah warga yang sedang memancing ikan.
Warga di sekitar Desa Mburukulu, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, dihebohkan dengan munculnya seekor buaya beberapa waktu lalu. Buaya muncul di belakang Sekolah Dasar Masehi (SDM) Mburukulu dan dekat pemukiman masyarakat.
Seekor buaya muncul di perairan Mulut Seribu, Kecamatan Landu Leko Kabupaten Rote Ndao. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir atau pada Maret hingga awal April 2024, tercatat sudah tiga kali buaya muncul sehingga meresahkan masyarakat. Masyarakat mencatat buaya beberapa kali terpantau pada tanggal 7 Maret, 22 Maret, dan 2 april 2024.
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT mencatat interaksi negatif antara satwa liar buaya dengan manusia di NTT cukup tinggi dibanding provinsi lain. Pada basis data korban, konflik buaya dengan manusia BBKSDA NTT tahun 2023 tercatat 15 warga menjadi korban serangan buaya.
Yusuf Bantaika (57), seorang petani di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) tewas dengan kondisi menggenaskan. Warga RT 01/RW 01, Desa Kiufatu, Kecamatan Kualin, Kabupaten TTS ini diterkam buaya pada Rabu (15/11/2023) malam dan baru ditemukan pada Kamis (16/11/2023) petang.
La Ode Harupin (42), warga RT 001/RW 001, Dusun Tanjung Pinang, Desa Tanjung Pinang, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara tewas diterkam aligator Australia (buaya Australia).