• Nusa Tenggara Timur

Kronologi Nelayan di Belu Tewas Diterkam Buaya Saat Mencari Ikan

Yansen Bau | Minggu, 19/05/2024 09:47 WIB
Kronologi Nelayan di Belu Tewas Diterkam Buaya Saat Mencari Ikan Foto istimewa

KATANTT.COM---Seorang nelayan Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL tewas usai diterkam buaya saat mencari ikan di sekitaran pantai Seroja, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Sabtu (18/5/2024) malam.

Korban bernama Laurensius Lau (51) warga Dusun Weain, Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak. Korban meninggal dengan luka gigitan rusuk kiri, tangan kiri patah dan belakang luka.

Berdasarkan keterangan dari para saksi, penyerangan buaya tersebut terjadi di Pantai Seroja, Dusun Motaain perbatasan dengan Desa Kenebibi, Kakuluk Mesak hari Sabtu tanggal 18 Mei 2024 pukul 19.00 Wita.

Kapolsek Tastim, IPDA Yusran menuturkan, keterangan kedua saksi Olandino da Silva dan Dominikus Siku kejadian berawal ketika pada pukul 12.00 Wita. Korban dan kedua saksi pergi ke pantai Seroja untuk menangkap ikan (pukat ikan).

Sekitar pukul 19.00 Wita, korban bersama saksi menarik pukat. Sementara menarik pukat, saksi Olandino melihat buaya yang datang ke arah mereka. Sehingga korban bersama kedua saksi lari mengamankan diri dengan memanjat pohon bakau. Dimana saksi Olandino dan korban memanjat 1 pohon bakau yang sama, dengan posisi saksi Olandino di atas (ketinggian) sedangkan korban dibawah.

"Namun tiba-tiba buaya menerkam perut korban sebelah kiri, sehingga korban terjatuh dalam air. Lalu buaya menyeret korban dari TKP ke lokasi ditemukan sekitar 500 Meter dengan ketinggian air laut saat menerkam korban setinggi lutut orang dewasa," sebut dia mengutip keterangan saksi.

Jelas Yusran, melihat kejadian tersebut kedua saksi berteriak meminta bantuan, sehingga nelayan yang berada disekitar TKP berdatangan, namun tidak bisa menolong korban karena takut. Lalu saksi Olandino mendatangi keluarga korban di Sukaerlaran memberitahukan kejadian itu.

Mendapat informasi tersebut keluarga korban menggunakan perahu ke TKP. Setibanya di lokasi keluarga korban berhasil mengamankan korban dengan cara memukul buaya dengan menggunakan tali gewang sehingga buaya tersebut melepas gigitan.

"Korban berhasil diamankan dan sudah meninggal dunia dengan luka gigitan rusuk kiri, tangan kiri patah dan belakang luka," ujar Yusran.

Pasca ditemukan, pihak Kepolisian setempat langsung melakukan olah TKP. Selanjutnya jasad korban Laurensius oleh keluarga dan kerabat langsung dibawa ke rumah duka di Sukaerlaran.

FOLLOW US